Kumpulan Ayat

Allah Maha Mengetahui

Tak luput sedikitpun …
وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لاَ يَعْلَمُهَآ إِلاَّ هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْبّرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلاَّ يَعْلَمُهَا وَلاَ حَبَّةٍ فِى ظُلُمتِ اْلأَرْضِ وَلاَ رَطْبٍ وَلاَ يَابِسٍ إِلاَّ فِى كِتبٍ مُّبِيْنَ
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. Tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. Dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melaimkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).
[QS. Al An'aam(6): 59]

وَمَا تَكُونُ فِي شَأْنٍ وَمَا تَتْلُو مِنْهُ مِن قُرْآنٍ وَلاَ تَعْمَلُونَ مِنْ عَمَلٍ إِلاَّ كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُودًا إِذْ تُفِيضُونَ فِيهِ وَمَا يَعْزُبُ عَن رَّبِّكَ مِن مِّثْقَالِ ذَرَّةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاء وَلاَ أَصْغَرَ مِن ذَلِكَ وَلا أَكْبَرَ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari al-Qur'an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupu di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).
[QS. Yunus(10): 61]


Andaikata pohon jadi pena dan 7 lautan jadi tinta
قُلْ لَوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَنْ تَنْفَدَ كَلِمتُ رَبِّى وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا
Katakanlah:"Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
[QS. Al Kahfi(18): 109]

وَلَوْ أَنَّمَا فِى اْلأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقَلمٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْبَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمتُ اللهِ إِنَّ اللهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
[QS. Luqman(31): 27]

Tafakkur (memikirkan) Alam semesta

Unta, langit, gunung dan bumi
أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ وَإِلَى السَّمَاء كَيْفَ رُفِعَتْ وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
Maka, apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan ? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan ? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan ? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan ?
[QS Al Ghaasyiyah(88): 17-20]

أَفَلَمْ يَنظُرُوا إِلَى السَّمَاء فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنَاهَا وَزَيَّنَّاهَا وَمَا لَهَا مِن فُرُوجٍ
Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikan dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun ?
[QS Qaaf(50): 6]

Burung-burung
أَلَمْ يَرَوْاْ إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاء مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلاَّ اللّهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.
[QS. An Nahl(16): 79]

Bayang-bayang
أَلَمْ تَرَ إِلَى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ وَلَوْ شَاء لَجَعَلَهُ سَاكِنًا ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًا ثُمَّ قَبَضْنَاهُ إِلَيْنَا قَبْضًا يَسِيرًا
Apakah kamu tidak memperhatikan (tanda penciptaan) Rabbmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang ?
Dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu. Kemudian Kami tarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.
[QS Al Furqan(25): 45, 46]

Keseimbangan

مَّا تَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِأً وَهُوَ حَسِيرٌ
Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang. Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.
[QS. Al Mulk (67): 3-4]

Tanaman, air minum dan api
أَفَرَأَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ لَوْ نَشَاء لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ إِنَّا لَمُغْرَمُونَ بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاء الَّذِي تَشْرَبُونَ أَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنزِلُونَ لَوْ نَشَاء جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ أَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنشِؤُونَ نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِّلْمُقْوِينَ فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Maka terangkanlah kepadaku tentang (tanaman) yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya ?
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang. (Sambil berkata):"Sesungguhnya kami benar-bemar menderita kerugian",
“bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.” Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan ?
Kalau kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur ?
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu). Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya ? Kami menjadikan api itu untuk peringatan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar.
[QS. Al Waqi’ah(56): 63-74]



Langit, bumi, siang dan malam
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):
"Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan kami ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."
[QS Ali Imran(3): 190-191]


قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِن جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُم بِضِيَاء أَفَلَا تَسْمَعُونَ قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِن جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُم بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فِيهِ أَفَلَا تُبْصِرُونَ وَمِن رَّحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Katakanlah:"Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus-memerus sampai hari kiamat, siapakah Ilah selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu Maka apakah kamu tidak mendengar?"
Katakanlah:"Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari kiamat, siapakah Ilah selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"
Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.
[QS. Al Qashash(28): 71-73]

Mendahulukan sesuatu atas nash


Prasangka tidak berguna untuk mencapai kebenaran
إِنَّ الظَّنَّ لاَيُغْنِى مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا
".. Sesungguhnya prasangka itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran.."
[QS Yunus: 36]

Bisa jadi menurut akal baik, tapi…
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَكُرْهٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوْاشَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا ش!يْئًا وَهُوَ شَرُّلَّكُمْ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُةْ لاَ تَعْلَمُوْنَ
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
[QS. Al Baqarah(2): 216]

Mendahulukan nenek moyang
وَإِذَا قِيْلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَى مَاأَنْزَلَ اللهُ وَإِلَى الرَّسُولِ قَالُوا حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ ءَابَآءَنَآ أَوَلَوْ كَانَءَابَآؤُهُمْ لاَيَعْلَمُونَ شَيْئًا وَلاَيَهْتَدُوْنَ
Jika dikatakan kepada mereka, 'Ikutilah apa-apa yang diturunkan Allah dan kepada Rasul !' Mereka berkata, 'Kami akan mengikuti apa-apa yang kami dapati pada bapak-bapak kami." Apakah walaupun bapak-bapak mereka tidak berakal dan tidak pula memberikan petunjuk ?"
[QS Al Maidah(5): 104]

Andaikata kebenaran mengikuti hawa nafsu
وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْوَاءهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ بَلْ أَتَيْنَاهُم بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَن ذِكْرِهِم مُّعْرِضُونَ
Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya.Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Qur'an) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.
[QS Al Mu'minuun(23): 71]



Kewajiban Mengikuti Rosul

Jika benar-benar cinta Allah
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللهُ غَفُورٌرَّخِيمٌ
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku. Niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[QS Ali Imran(3): 31]


Diberi diterima, dilarang tinggalkan
وَمَا ءَاتَكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَانَهَكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْا وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَاب
"Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah, dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukumanNya."
[QS Al Hasyr(59): 7]

Siapa taat kepada Rosul, maka taat kepada Allah
وأرسلنك للناس رسولا، وكفى باالله شهيدا. من يطع الرسول فقد أطاع الله ومن تولى فمآ أرسلنك عليهم حفيظا
"Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. Barangsiapa mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka."
[QS An Nisa'(4): 79-80]


Tak ada pilihan lain

وَمَاكَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلاَمُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ، فَقَدْ ضَلَّ ضَلَلاًمُّبِيْنَا
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukminah, jika Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya, maka sungguhlah ia telah sesat, sesat yang nyata.
[QS Al Ahzab(33): 36]

Jangan mendahului Allah dan RosulNya
يَآأَيُّهَاالَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيِ اللهِ وَرَسُوْلَهِ وَتَّقُ اللهَ اِنَّ اللهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertaqwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[QS Al Hujurat(49): 1]

Jangan meninggikan suara lebih dari suara Nabi
يَآأَيُّهَاالَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تَرْفَعُوْا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْطِ النَّبِيِّ وَلاَ تَجْهَرُوْا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ اَنْ تَحْبَطَ اَعْمَالُكُمْ وَاَنْتُمْ لاَ تَشْعُرُوْنَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dam janganlah kamu berkata padanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.
[QS. Al Hujurat(49): 2]


Kewajiban Mengikuti Salafus Sholeh dalam Beragama

Ancaman mengikuti jalan selain jalan kaum mukminin
وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءتْ مَصِيرًا
"Barangsiapa yang menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya kaum mukminin, Kami biarkan dia leluasa bergelimang dalam kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami akan masukkan ia ke dalam Jahannam dan Jahannam adalah seburuk-buruk tempat kembali."
[QS An Nisa'(4): 115]

Yang dimaksud dengan 'jalan orang-orang mukmin' di atas, adalah jalan yang ditempuh rasul dan para shahabatnya pada waktu itu. Sebab yang disifati mukmin pada waktu turunnya ayat ini adalah para sahabat.

Jika tidak beriman seperti iman para shahabat
فَإِنْ ءَامَنُوْا بِمِثْلِ مَآءَا مَنْتُمْ بِهِ، فَقَدِ اهْتَدَوأ وَّإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَاهُمْ فِى شِقَاقٍ، فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ، وَهُوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Maka kalau mereka mau beriman seperti iman kalian maka sungguh mereka akan mendapat petunjuk dan kalau mereka berpaling (dari iman ini) maka sungguh mereka akan terus-menerus dalam perpecahan dan permusuhan. Maka cukuplah bagi Allah (dalam menghadapi mereka) dan Dia itu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui."
[QS Al Baqarah(2): 137]

Yang dimaksud dengan 'seperti iman kalian' pada ayat di atas adalah seperti imannya Rasulullah saw dan para shahabat. Dan apabila tidak seperti iman mereka, maka akan terus menerus dalam perpecahan dan permusuhan

Para shahabat adalah sebaik-baik ummat
كُنْتُمْ خَيْرُ أُمَّةِ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللهِ
Kalian adalah ummat terbaik yang telah ditampilkan untuk manusia, kalian menyeru kebajikan dan mencegah kemungkaran serta beriman kepada Allah.
[QS Ali Imran(3): 110]

Allah telah ridho dengan mereka
وَالسَّبِقُوْنَ اْلأَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهَاجِرِيْنَ وَاْلأَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِإِحْسَنٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّتٍ تَجْرِى تَحْتَهَا اْلأَنْهَارُ خَالِدِيْنَ فِيهَآ أَبَدًا، ذلِكَ الْفَوْزُالْعَظِيْمُ
Orang-orang yang terdahulu. Lagi yang pertama-tama (masuk Islam) diantara orang Muhajirin dan Anhsor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik Allah ridlo kepada mereka dan merekapun ridlo kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.
[QS At Taubah(9): 100]


Anjuran Bersatu di Jalan Keselamatan

وَاَنَّ هذَا صِرَاطِى مُسْتَقِيْمًا فَاتَّبِعُوْهُ وَلاَ تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهِ، ذلِكُمْ وَصكُمْ بِهِ، لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah dia. Dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain. Karena jalan-jalan lain itu menceraiberaikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa."
[QS al An'aam: 153]

وَاعْنَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعًا وَلاَ تَفَرَّقُوْا
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai."
[QS Ali 'Imran(3): 103]

وَلاَ تَكُوْ نُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شَيْعًا كَلُّ حِزْبٍ بِمَالَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang mempersekutukan Allah. Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan bangga terhadap apa yang ada pada golongan mereka."
[QS Ar Ruum(30): 31-32]


Keutamaan Orang-orang yang berilmu

Ditinggikan derajatnya
يَرْفَعُ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوالْعِلْمَ دَرَجَاتٌ
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
[QS Al Mujadillah: 11]

قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِيْنَ لاَ يَعْلَمُونَ
Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ?"
[QS Az Zumar: 9]

Yang paling takut kepada Allah

اِنَّمَا يَخْشَى اللهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambaNya, hanyalah orang-orang yang berilmu.
[QS Fathir(35): 28]

إِنَّ الَّذِينَ أُوتُواْ الْعِلْمَ مِن قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلأَذْقَانِ سُجَّدًا وَيَقُولُونَ سُبْحَانَ رَبِّنَا إِن كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولاً وَيَخِرُّونَ لِلأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا
Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan mereka berkata:"Maha suci Tuhan kami; sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi". Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'.
[QS Al Israa(17): 107-109]


Larangan Taklid

Jangan mengikuti tanpa ilmu
وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً
Dan, janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawaban.
[QS Al Isra(17): 36]

Penyesalan akibat taklid
يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِى النَّارِ يَقُولُونَ يَلَيْتَنَآ أَطَعْنَا اللهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولاَ، وَقَالُوا رَبَّنَآ إِنَّآ أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَآءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيْلاَ. رَبَّنَآ ءَاتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبْيرًا
Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, "Alangkah baiknya andaikan kami taat kepada Allah dan taat kepada Rasul." Mereka berkata, "Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)." "Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar."
[QS Al Ahzab(33): 66-67]


Perilaku Nashoro

Menuhankan manusia
اتَخَذُوْا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَنَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُوْنِ اللهِ وَالْمَسِيْحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَآ أُمِرُوْا إِلا لِيَعْبُدُوْا اِلَهًا وَحِدًا، لآ إلَهَ إِلا هُوَ، سُبْحَنَهُ, عَمَا يُشْرٍكُوْنَ
Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam. Padahal mereka hanya disuruh menyembah Ilah yang Maha Esa; tidak ada ilah (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
[QS At Taubah(9): 31]

اَلَّذِيْنَ آَتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُوْنَهُ كَمَا يَعْرِفُوْنَ أَبْنَاءَهُمْ وَإِنَّ فَرِيْقًا مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُوْنَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
[QS Al Baqarah(2): 146]

Mengadakan bid’ah dalam agama
وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوْهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلاَّ ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا فَآَتَيْنَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُوْنَ
Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya.Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang yang fasik.
[QS. Al Hadid(57): 27]


Perilaku Yahudi

Menipu atas nama agama
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيْقًا يَلْوُ,نَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتبِ لِتَحْسَبُوْهُ مِنَ الْكِتبِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتبِ وَيَقُوْلُوْنَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللهِ وَمَاهُوَ مِنْ عِنْدِ اللهِ وَيَقُوْلُوْنَ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari al Kitab, padahal ia bukan dari al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.
[QS Ali Imran(3): 78]

Menyembunyikan ilmu dan menjual dengan murah
إِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَآ أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَهُ لِلنَّاسِ فِى الْكِتبِ أُوْلئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللّعِنُوْنَ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela'nati.
[QS Al Baqarah(2): 159]

إِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَآ أَنْزَلَ اللهُ مِنَ الْكِتبِ وَيَشْتَرُوْنَ بِهِ، ثَمَنًا قَلِيْلاً أُوْلئِكَ مَا يَأْ كُلُوْنَ فِى بُطُوْنِهِمْ إِلاَّ النَّارَ، وَلاَ يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيمَةِ وَلاَ يُزَكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu al Kitab dan menjualnya dengan harga sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.
[QS Al Baqarah(2): 174]

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَمْ تَلْبِسُوْنَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوْنَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan antara yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui.
[QS Ali Imran(3): 71]

Hanya iman sebagian, ingkar sebagian yang lain
أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاء مَن يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنكُمْ إِلاَّ خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Apakah kamu beriman kepada sebagian dari Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.
[QS. Al Baqarah(2): 85]

Bagaikan keledai membawa kitab-kitab tebal
مَثَلُ الَّذِيْنَ حُمِّلُوْا التَّوْرةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوْهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارَا، بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بَئَايتِ اللهِ، وَاللهُ لاَ يَهْدِىالقَوْمَ الظّلِمِيْنَ
Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat itu.
[QS Al Jumu'ah(62): 5]


Ingin hidup seribu tahun
وَلَتَجِدَنَهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِيْنَ أَشْرَكُوْا يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ وَاللهُ بَصِيْرٌ بِمَا يَعْمَلُوْنَ
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, seloba-loba manusia kepada kehidupan (di dunia). bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur yang panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
[QS Al Baqarah(2): 96]

Ingin berhala tandingan
قَالُوا يَمُوسَى اجْعَل لَّنَآ اِلَهًا كَمَالَهُمْ اَلِهَةٌ قَالَ اِنَّكُمْ قَومٌ تَجْهَلُونَ
Bani Isroil berkata, "Wahai Musa buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)."
Musa menjawab, "Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang jahil."
[QS Al A'raaf(7): 138]



Tujuan Hidup Manusia

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
(Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
[QS. Al Mulk (67): 2]

اَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لاَتُرْجَعُوْنِ
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kau tidak akan dikembalikan kepada Kami ?
[QS Al Mukminun(23): 115]

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَاْلإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُوْنِ مَآأُرِيْدُ مِنْهُمْ مِنْ رِّزْقِ وَمَآأُرِيْدُ أَنْ يُطْعِمُوْنِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi aku makan.
[QS Adz Dzariyat(51): 56]

قُلْ إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَا تِى لِلّه رَبِّ اْلعَلَمِيْنَ لاَشَرِيْكَ لَهُ, وَبِذ لِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمُوْنَ
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabbku semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang-orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).
[QS Al An'aam(6): 162-163]



Kehidupan Dunia

Main-main dan senda gurau
وَمَاالْحَيَىةُالدُّنْيَآإِلاَّلَعِبٌ وَلَهْوٌ، وَلَلدَّارَاْلأخِرَةُ خَيرٌلِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ اَفَلاَ تَعْقِلُونَ
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akherat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya ?
[QS Al An'aam(6): 32]

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ اْلآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
Tiadalah kehidupan dunia itu melainkan hanya main-main dan senda gurau. Dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya andaikata mereka mengetahui.
[QS Al Ankabut(29): 64]

إِنَّمَا مَثَلُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ اْلأَرْضِ مِمَّا يَأْكُلُ النَّاسُ وَاْلأَنْعَامُ حَتَّى إِذَا أَخَذَتِ اْلأَرْضُ زُخْرُفَهَا وَاَزَّيَّنَتْ وَظَنَّ أَهْلُهَا أَنَّهُمْ قَادِرُوْنَ عَلَيْهَا أَتَاهَا أَمْرُنَا لَيْلاً أَوْ نَهَارًا فَجَعَلْنَاهَا حَصِيْدًا كَأَنْ لَّمْ تَغْنَي بِالْأَمْسِ كَذَلِكَ نُفَصِّلُ اْلآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُوْنَ
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanaman-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasan (Kami) kepada orang-orang berfikir.
[QS Yunus(10): 24]

Hanya sehari atau setengah hari saja
قَالَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِىْ اْلأَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ قَالُوْالَبِثْنَا يَوْمًاأَوْبَعْضَ يَوْمٍ فَسْئَلِ الْعَآدِّيْنَ قَالَ إِنْ لَّبِثْتُمْ إِلاَّ قَلِيْلاً لَّوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمْوُنَ اَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لاَتُرْجَعُوْنَ ؟
Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari", maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui." "Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami ?"
[QS Al Mu'minun(23): 112-115]

Perhiasan Dunia
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَاْلأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَئَابِ
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
[QS Ali Imran(3): 14]

Jangan tertipu dunia
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لاَ يَجْزِيْ وَالِدٌ عَنْ وَلِدِهِ وَلاَ مَوْلُوْدٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئٌا إِنَّ وَعْدَ اللهَ حَقَّ فَلاَ تَغُرَنَّكُمُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلاَ يَغُرَنَّكُمْ بِاللهِ الغَرُوْرُ
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaithan) memperdayakan kamu dalam mentaati Allah.
[QS Luqman(31): 33]

Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُوْنَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
[QS Ali Imran (3): 104]

Ciri ummat terbaik
كُنْتُمْ خَيْرُ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمُعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللهِ
Kalian adalah sebaik-baik ummat yang diciptakan untuk manusia, yang menyeru kepada kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran dan beriman kepada Allah.
[QS Ali Imran(3): 110]

Manusia dalam kerugian
وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ اْلإِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ (2) إِلاَّ الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَعَمِلُوْا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, dan beramal sholeh dan menasehati dalam kebenaran dan menasehati dalam kesabaran.
[QS Al Ashr: 1-3]

Jangan mencampuradukkan haq dan batil, padahal tahu
وَلاَ تَلْبِسُوْا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوْا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.
[QS Al Baqarah(2): 42]

Jihad dengan Al Qur’an
فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُم بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا
Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengannya (Al Qur'an) dengan jihad yang besar.
[QS Al Furqan(25): 52]

Tidak meminta upah
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِلَّا مَن شَاء أَن يَتَّخِذَ إِلَى رَبِّهِ سَبِيلًا
Katakanlah, "Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Rabbnya."
[QS Al Furqan(25): 57]


Ancaman menyembunyikan ilmu
إِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُوْلَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللهُ وَيَلْعَنُهُمُ اْللاَّعِنُوْنَ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela'nati,
[QS Al Baqarah(2): 159]

إِنَّ الَّذِيْنَ يَكْتُمُوْنَ مَا أَنْزَلَ اللهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُوْنَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيْلاً أُوْلَئِكَ مَا يُأْكُلُوْنَ فِي بُطُوْنِهِمْ إِلاَّ النَّارِ وَلاَ يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يُزَكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa-apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada Hari Kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.
[QS. Al Baqarah(2): 174]

Sebaik-baik ucapan
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللهِ وَعَمَلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ المُسْلِمِيْنَ
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata:"Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"
[QS. Fushilat(41): 33]


Perkataan Menyelisihi Perbuatan
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لاَ تَفْعَلُوْنَ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللهِ أَنْ تَقُوْلُوْا مَا لاَ تَفْعَلُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu perbuat ? Sungguh besar kemurkaan di sisi Allah jika kamu mengatakan apa yang tidak kamu lakukan.
[QS As Shaff(61): 2-3]

أَتَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُوْنَ الْكِتَابَ أَفَلاَ تَعْقِلُوْنَ
Apakah kamu menyuruh orang-orang berbuat kebaikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab ? Maka tidakkah kamu berpikir ?
[QS Al Baqarah(2): 44]

Lain-lain

Jangan mengikuti pemimpin selainNya
اتَّبِعُوا مَآ أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلاَ تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ، أَوْلِيَاءَ قَلِيلاً مَّا تَذَكَّرُونَ
Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kami sekalian mengambil pelajaran (daripadanya).
[QS Al A'raaf(7): 3]


Jika berbeda pendapat
فَإِنْ تَنَزَعْتُمْ فِىشَىْءٍ فَرُدُّوْهُ إِلَىاللهِ وَالرَّسُوْلِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِا اللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ، ذَلِكَ خَيْرُ وَأَحْسَنُ تَأْوِيْلاً
"Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya.
[QS An Nisa'(4): 59]

فَلاَ وَرَبُّكَ لاَ يُؤْمِنُوْنَ حَتَّى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَيَجِدُوْا فِىأَنْفُسِهِمْ خَرَجًا مِمًّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Maka demi Rabbmu, mereka pada hakekatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara mereka yang mereka perselisihkan. Kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya."
[QS An Nisa(4): 65]

Sakaratul maut
وَلَوْ تَرَى اِذِالظَّلِمُوْنَ فِي غَمَرَتِ الْمَوْتِ وَالْمَلئِكَتُ بَاسِطُوآ اَيْدِيهِمْ اَخْرِجُوآ اَنْفُسَكُمْ الْيَومَ تُجْزَونَ عَذَابَالْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَىاللهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ اَيَتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ
Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang dzalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, di mana para malaikat memukul (mereka) dengan tangannya (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu. Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya."
[QS Al An'aam(6): 93]


Mencari millah selain Islam
أَفَحُكْمَ الْجَـهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?
[QS Al Maidah(5): 50]

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ اْلإِسْلَمِ دِيْنَا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى اْلأَخِرَةِ مِنَ الْخَسِرِيْنَ
Barangsiapa yang mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akherat termasuk orang-orang yang rugi.
[QS Ali Imran(3): 85]


Loyalitas dan permusuhan

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِى إبْرَهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ، إِذْقَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءَآؤُا مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْدُنِ اللهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ العَدَوَةُ وَالبَغْضّاءُ عَبْدًا حَتَّى تُعْمِنُوا بِاللهِ وَحْدَهُ
Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya, ketika mereka berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan serta kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah semata."
[QS Al Mumtahanah(60): 4]

لاَّ تَحِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِااللهِ وَالْيَومِ اْلاَخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّاللهَ وَرَسُولِهِ, وَلَوْ كَانُوْا ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ, أُوْلَئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ اْلإِيمَنَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِّنْهُ، وَيُدْ خِلُهُمْ جَنَّـتٍ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَااْلأَنْهَـرُ خَـلِدِيَنَ فِيهَا، رَضِىَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ، أُولَـئِكَ حِزْبُ اللهِ، أَلَآ إنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripadaNya. Dan dimasukkanNya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.
[QS Al Mujadalah(58): 22]


{ يَـأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَنْ دِينِهِ، فَسَوْفَيَأْتِى اللهُ بِقَومٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّنَهُ, أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَفِرِينَ يُجَــهِدُونَ فِى سَبِيلِ اللهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لاَئِمٍ }
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut kepada orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, yang tidak takut celaan orang yang suka mencela.
[QS Al Maidah(5): 54]


Sekutu cinta kepada Allah
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْدُونِ اللهِ أَنْدَادًا يُحِبُّنَهُمْ كَحُبِّ اللهِ، وَالَّذِيْنَ ءَامَنُوآ أَشّدُّ حُبًّا لِّلَّهِ
Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.
[QS Al Baqarah(2): 165]

{ قُلْ إِنْ كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْونُكُمْ وَأَزْوجُكُمْ وَعَشِيْرَتُكُمْ وَأَمْولٌ أقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِّنَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَجِهَادٍ فِى سَبِيْلِهِ، فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِىَ اللهُ بِأَمْرِهِ. وَاللهُ لاَ يَهْدِى الْقَوْمَ الْفسِقِيْنَ
Katakanlah, "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalanNya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
[QS At Taubah(9): 24]

Jangan takut kepada mereka
فَلاَ تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إنْكُنْتُمْ مُّؤْمِنِينَ
Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
[QS Ali Imran(3): 175]


Ujian bagi orang mukmin adalah sunatullah

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْيُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لاَ يُفْتَنُونَ ؟ وَلَقَدْ فَتَنَّاالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ صّدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكّذِبِينَ
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
[QS Al Ankabut(29): 2-3]

No Response to "Kumpulan Ayat"

Poskan Komentar

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi