Khutbah Jum’at – 20090320

Seorang pemimpin hendaknya memberikan contoh yg baik kepada yg dipimpin. Dalam skala masyarakat terkecil, seorang suami (dan istri) hendaknya mencontohkan kegiatan yg baik kepada yg dipimpin, entah itu kepada istri ataupun kepada anaknya.

Setelah sang pemimpin memberikan contoh yg baik dalam setiap hal, barulah dia bisa meminta agar para pengikutnya berbuat hal yg sama seperti yg dia lakukan. Yakinlah, jika sang pemimpin sudah terbiasa memberikan contoh yg baik, maka orang2 yg dipimpin akan melakukan hal yg serupa tanpa perlu repot2 utk memaksanya.

Beberapa contoh pelaksanaan hal ini:

* senantiasa mendirikan sholat dg tertib, sebelum meminta anak kita untuk mendirikan sholat.
* tidak memberikan contoh korupsi, dalam hal dan bentuk apapun, kepada bawahan di kantor. insya ALLOH para bawahan juga akan sungkan untuk melakukan korupsi.
* membuang sampah pada tempatnya, niscaya para bawahan tidak akan membuang sampah sembarangan.
* jika merokok, para pemimpin tidak melanggar peraturan merokok yg telah dibuat.

ALLOH SWT sesungguhnya sangatlah mengecam orang2 (beriman) yg tidak melakukan (mencontohkan) apa2 yg dia katakan/suruh. “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” (Ash Shaff(61):2-3)

Manfaat memberikan contoh, orang lain akan mengerti dan memahami benar apa yg kita inginkan. Selain itu, contoh yg baik dan benar akan mengurangi tingkat kesalahan yg terjadi. Orang lain juga akan mudah cepat belajar dari contoh yg dilakukan.

Mari kita mulai memberikan contoh yg baik di lingkungan kita.

No Response to "Khutbah Jum’at – 20090320"

Poskan Komentar

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi