Khutbah Jum’at – 20090313

Persaudaraan tidaklah dibatasi waktu, umur, latar belakang, suku bangsa, ataupun warna kulit.

Dalam Islam, seseorang sudah menjadi saudara kita apabila yang bersangkutan sudah mengucapkan kalimat syahadat atau “Laa ilaaha illalloh Muhammadarrasululloh”. Kita mesti perlakukan mereka selayaknya saudara kita, karena Islam tidaklah membedakan seseorang dari batasan-batasan yg disebut di atas. Rahmat dan kasih sayang adalah misi yang dibawa Islam, tanpa mengenal perbedaan.

Salah satu bukti persaudaraan ini adalah ketika kaum muslim Mekkah melakukan hijrah ke Madina. Kaum yg hijrah disebut muhajirin sedangkan penduduk Madina disebut anshar. Rasululloh SAW menjadikan mereka saudara dan menjadikan mereka sebagai satu kekuatan. Saling tolong, berbagi rezeki adalah sebagian contoh yang dilakukan mereka.

Sudahkah kita mempraktikkan hal tersebut? Kebanyakan dari kita malah lebih suka berselisih pendapat, bertikai, gontok-gontokan, sehingga malah memperlemah dan memojokkan posisi Islam.

Contoh yg paling mudah untuk dipraktikkan adalah membantu saudara2 kita yang mengalami musibah. Entah itu banjir, gempa, kebakaran, atau yg lainnya. Cobalah ulurkan tangan untuk membantu mereka.

Sesungguhnya persaudaraan sesama kaum muslim diibaratkan seperti suatu bangunan yang kokoh, yg dengannya saling menguatkan satu dengan yg lainnya.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (Al Hujurat(49):10)

“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seumpama bangunan, saling mengokohkan satu dengan yang lain. (Kemudian Rasululloh SAW merpatkan jari2 tangan beliau).” (Muttafaq’alaih)

ALLOH SWT akan menolong hamba-Nya yang menolong saudaranya, sebagaimana hadits berikut,“ALLOH SWT selalu menolong orang selama orang itu selalu menolong saudaranya (sesama muslim).” (HR Ahmad)

Menolong saudara seiman tidaklah rugi. Hal tersebut akan menumbuhkan rasa kasih sayang.

No Response to "Khutbah Jum’at – 20090313"

Poskan Komentar

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi