BRUCE ALMIGHTY

Potret Egoisme Manusia
Soundtrack | Dialog Seru ! | Pemain & Kru | Official WebSite
APA jadinya kalau manusia diberi kesempatan memiliki kekuatan Tuhan? Adakah ia memanfaatkan untuk menyempurnakan dunia? Mengingat manusia pada dasarnya egois, keinginan sendirilah yang dipenuhi lebih dulu. Baru kemudian yang lain. Itu pun kalau ingat. Inilah film yang memotret egoisme manusia secara ekstrem dengan aktor utama yang ekstrem pula, Jim Carrey.
Bruce Nolan -- Jim Carrey, memiliki semuanya. Pekerjaan, tempat tinggal, mobil, bahkan pendamping yang sabar, Grace -- Jennifer Aniston. Jika Grace yang mengelola tempat penitipan anak mensyukuri apa yang dimiliki, tidak demikian dengan Bruce. Dibutakan ambisi, ia berkeinginan kuat menjadi pembawa berita di channel 7. Seolah-olah itu hal paling penting di dunia. Kebencian pada rival beratnya, Evan Baxter -- Steven Carell, begitu besar dan menjadikannya pendengki.
Sampai akhirnya, Bruce mengalami hari paling naas dalam hidup. Setelah kecewa tak terpilih sebagai pembawa berita, ia mengucapkan sumpah serapah yang tak pantas diucapkan di depan kamera dalam acara siaran langsung. Tak heran kalau ia dipecat. Ketika mengemasi barang untuk dimasukkan ke mobil, ia masih sempat menceramahi berandalan yang mengganggu tunawisma. Karuan saja ia dipukuli dan mobilnya dirusak. Dengan kekecewaan mendalam, ia menyerukan kekesalannya kepada Sang Pencipta.
Siapa mengira, kekecewaannya langsung mendapat tanggapan? Berkali-kali Bruce diminta menghubungi nomor telepon yang secara misterius nongol di penyerantanya. Setelah mengabaikan panggilan itu berkali-kali, Bruce penasaran juga. Bagaimana mungkin penyeranta yang sudah rusak masih bisa berfungsi? Tahu apa yang terjadi kemudian? Singkat kata, umpatan Bruce membuat Tuhan -- Morgan Freeman, menyerahkan kekuasaan padanya. Bruce mengira ia dikerjai orang iseng. Namun sesudahnya Bruce punya kekuatan tak terhingga.
Untuk menjajal kemampuan, Bruce membelah sup pesanannya menjadi dua, persis Nabi Musa yang membelah dua laut Merah. Eh, berhasil! Hal-hal sepele dilakukannya dalam perjalanan pulang. Dari menyingkap rok wanita cantik sampai membalas berandalan yang pernah memukulinya. Ia seperti anak kecil yang dapat mainan baru. Tak terpikir oleh Bruce untuk memanfaatkan kekuatannya dengan konstruktif. Untung si kocak Jim Carrey yang memerankan Bruce Nolan. Setidaknya, penonton tidak terpancing untuk memandang film ini kelewat serius. Dari segi tema, Bruce Almighty kontroversial. Penonton bisa saja tersinggung dengan film yang terkesan sekular ini. Di Amerika pun Bruce Almighty memancing perdebatan. Namun pro kontra itu tidak menenggelamkan peredarannya di bioskop.
Sutradara Tom Shadyac untuk ketiga kalinya berpasangan dengan Jim Carrey setelah Ace Ventura: Pet Detective, 1994, dan Liar Liar, 1997. Kerjasama mereka kembali mengguncang bioskop. Bruce Almighty juga menajamkan karisma Morgan Freeman, aktor senior karismatik yang terkenal dengan akting minimalis. Sementara Aniston kali ini tampil sebagai wanita yang mendambakan ajakan menikah dari pacarnya. Ia mampu melepas karakter Rachel Green yang bertahun-tahun dibawakannya diseri Friends.
Film semacam ini mudah dibaca akhirnya. Mestinya penonton tahu apa yang akhirnya terjadi, tetap saja mereka penasaran bagaimana prosesnya. Bagaimana mungkin manusia sanggup melakukan apa yang dilakukan Sang Pencipta? Satu hal yang harus disadari, syukuri apa yang kita miliki saat ini dan berusahalah mengubah mimpi menjadi kenyataan dengan kekuatan sendiri. Ati
[http://www.bintang-indonesia.com/reviewfilm.asp?article=8455]

Bruce Almighty
Bruce Almighty (Jim Carrey) adalah seorang reporter TV Buffalo, New York. Ia sangat bangga dengan kemampuan yang ia miliki. Bahkan ia tega mencampakkan kekasihnya yang baik hati, Grace (Jennifer Aniston). Karena kesombongannya ia pun berani menentang tugas Tuhan. Tuhan pun mendengarkannya. Kemuadian Tuhan memberikan ia kesempatan untuk membuktikannya. Diberikannya kekuatan penuh untuk mengatur seisi dunia ini dalam waktu satu minggu. Mungkinkan Bruce dapat membuktikannya?
Sutradara: Tom Shadyac
Penulis: Steve Koren, Mark O\\\'Keefe, Steve Oedekerk, Michael O\\\'Keefe
Produser: Tom Shadyac, Jim Carrey, James D. Brubaker, Michael Bostick, Steve Koren, Mark O\\\'Keefe, Gary Barb
Pemain :Jim Carrey, Jennifer Aniston, Morgan Freeman, Lisa Ann Walter, Nora Dunn
Distributor: Universal
[http://www.onklik.com/oncinema/index.php3?sinopsisok=2&id_s=621]


BRUCE ALMIGHTY


Rasanya tidak ada komedian zaman sekarang yang mampu menandingi aktor wajah karet Jim Carrey dalam membuat film komedinya meledak di pasaran sehingga mampu menggeser film "The Matrix Reloaded" dalam daftar "box office". Apalagi kalau bukan film komedi produksi Universal Pictures "Bruce Almighty".

Kisahnya cukup menarik karena seorang manusia mendapat kekuatan Tuhan selama sehari sehingga bisa berbuat apapun semaunya dalam jangka waktu tersebut. Tetapi sebenarnya bukan hal itu yang ingin disajikan melainkan apakah si manusia itu dapat memanfaatkan kekuatan Tuhan itu dengan bijaksana ? Nah, kisahnya dimulai ketika Bruce Nolan (Jim Carrey), seorang wartawan di sebuah televisi kota Buffalo, New York, merasa tidak puas dengan semua yang dimilikinya dalam hidupnya.
Padahal sebenarnya Bruce populer dan mampu membuat orang tertawa dengan humornya, memiliki apartemen yang nyaman serta dicintai kekasihnya, Grace (Jennifer Aniston), seorang guru taman kanak-kanak. Ternyata ia sangat berambisi menjadi pembaca berita, namun belum mendapat juga kesempatan. Tidak heran makin lama ia makin marah dan kemarahan yang selama ini dipendamnya pun meledak ketika tahu posisi pembaca berita melayang ke tangan saingan beratnya. Evan Baxter (Steven Carell). Bruce melampiaskan kemarahannya kepada Tuhan dan menantang Tuhan agar muncul dan menjelaskan kenapa ia tidak mendapatkan posisi tersebut.
Eh, tidak tahunya Tuhan benar-benar muncul di hadapan Bruce dalam bentuk manusia (diperankan Morgan Freeman). Tuhan balas menantang Bruce agar mengambil alih pekerjaannya barang sehari untuk melihat apakah Bruce bisa melakukannya lebih baik daripada-Nya dan juga agar Tuhan bisa berlibur. Bruce menerima tantangan Tuhan sehingga iapun mendapat kekuatan Tuhan. Dengan kekuatan barunya, Bruce mendapat kesempatan untuk mengubah hidupnya. Misalnya menyingkirkan saingannya sehingga pekerjaan pembaca beita itupun jatuh ke tangannya. Ataupun mendekatkan Bulan ke Bumi hanya supaya Bruce dan Grace bisa makan malam dengan suasana romantis di bawah cahaya bulan.
Tetapi Bruce tidak menyadari kekuatan Tuhan itu bukan dibuat main-main atau untuk memenuhi egonya belaka. Karena apapun yang dibuatnya dengan kekuatan barunya akan mempengaruhi kehidupan orang lain. Contohnya lantaran mendekatkan Bulan ke Bumi, maka timbul tsunami (gelombang laut) dahysat yang menimpa Jepang. Atau menjawab doa orang-orang dengan kata "Ya" (melalui email) sehingga menyebabkan 400 ribu orang menjadi pemenang lotre di area Buffalo saja. Padahal ulah Bruce itu bisa berakhir dengan kerusuhan.
Hikmah apa yang bisa dipetik dari kisah di atas ini ? Semuanya bermula dari sebuah kalimat "Tidak mensyukuri nikmat-Nya". Egoisme semacam inilah sering melandasi perbuatan kebanyakan manusia di dunia ini. Tidak puas apa yang diperolehnya sehingga tidak jarang manusia berusaha memperoleh yang menjadi keinginannya dengan menghalalkan segala cara. Sebenarnya tidak ada yang melarang manusia memperoleh keinginannya, namun dalam memperolehnya, ia harus mempertimbangkan keinginannya itu akan mempunyai konsekuensi baik atau buruk terhadap lingkungan sekitarnya.
Nah, apakah Bruce akan menyadari konsekuensinya setelah menggunakan kekuatan Tuhan dengan tidak semestinya ? Anda bisa menemukan jawabannya jika menyaksikan film komedi Jim Carrey "Bruce Almighty". Mudah-mudahan film tersebut dalam waktu dekat akan beredar di Indonesia menyusul film "X2: X-Men United" dan "The Matrix Reloaded".

***
Fachri
Last updated: 3/6/2003
[http://www.indosiar.com/v2/sinema/sinema_read.htm?id=1350]

No Response to "BRUCE ALMIGHTY"

Poskan Komentar

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi