| Tak sia-sia Persipura merekrut pemain muda dan mungil jebolan Persipura U-21, Lukas Mandowen. Awalnya memang tak ada yang menduga bahwa pemain mungil penuh talenta ini bisa membobol gawang Ali Barkah dengan alur bola yang mengalir miring itu. Pemain yang akrab disapa Luky ini menyampaikan bahwa ia sama sekali tak mengira jika bisa membantu mencetak gol. "Ini hari yang paling bahagia bagi saya dan mungkin menjadi momen yang tak terlupakan", ujarnya setiba di Hotel tadi malam. Ya, pemain yang sempat mendaratkan kecupan di pipi Julia Perez saat launching Persipura ini hanya membutuhkan 10 menit untuk menggandakan kemenangan. Setelah ia menggantikan Rahmad Rivai di menit 75, sepuluh menit kemudian ia memaksa Ali Barkah memungut bola dari gawangnya. "Waktu saya diminta masuk yang terpikir saat itu hanya bagaimana bermain baik dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin. Saya tidak berpikir untuk mencetak gola, tapi Tuhan berkehendak lain", ucapnya merendah. Dari segi postur, pemain dengan nama lengkap Lukas Welem Mandowen ini memang tak ideal, tapi bagi mereka yang selama ini mengikuti perkembangan Luky tak pernah lepas dari starting. Ia juga pernah terpilih sebagai top skor kompetisi U-21 kemarin dan hasil ini jelas akan membuka mata pecinta bola. Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago memang tak meragukan kemampuan pemain lokal Papua untuk lini depan. Jika musim lalu Persipura masih mempercayakan pada kemampuan Albertho Goncalves dan Ernest Jeremiah, maka musim ini Boaz tentu lebih enjoy karena disokong pemain striker yang asli Papua. "Saya hanya ingin berbuat yang terbaik untuk tim. Mudah-mudahan pertandingan berikut hasilnya positif", harapnya. |
Momen Tak Terlupakan
19.27
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Posted in
Persipura Jayapura
Hujan Gol di Singaperbangsa
19.26
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
| Persipura Jayapura melumat Pelita Jaya Karawang lima gol tanpa balas, dalam laga lanjutan Liga super Indonesia, di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Kamis (30/9). Sang kapten Boaz Salossa, mencetak dua gol kemenangan.Ketika peluit ditiupkan, tim tamu langsung mendominasi permainan. Beberapa peluang diciptakan Boaz dkk. Namun, ketatnya pertahanan yang dibangun Pelita, membuat permainan imbang hingga masuk menit ke 25. Mutiara Hitam baru bisa mencetak angka melalui aksi Boaz pada menit ke 30. Sementara itu, tendangan keras pemain anyar Zah Rahan, melengkapi keunggulan Persipura di babak pertama, delapan menit kemudian. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Masuk babak kedua, Persipura tetap ambil permainan. Pada menit ke 50, bek Persipura Hamka Hamzah mampu mencetak angka melalui tandukan memanfaatkan umpan dari sepak pojok yang dilakukan Zah Rahan. Skor berubah menjadi 3-0. Boaz mencetak gol keduannya pada menit 69. Memanfaatkan kesalahan kiper Pelita, Ali Barkah, ketika mengantisipasi tandukan Tinus Bonai, Boaz melesakan bola ke dalam gawang. 4-0 buat tim tamu. Adalah striker pengganti Lukas Mandowen yang menutup hujan gol ke gawang Pelita, setelah berhasil membobol gawang Ali untuk kelima kalinya memanfaatkan umpan Tinus, pada menit 88. Atas hasil ini, Persipura naik ke posisi 2 klasemen sementara LSI dengan torehan poin empat. Sementara itu, Pelita turun ke posisi 7 dengan torehan poin tiga. Susunan Pemain: Pelita Jaya: Ali Barkah; Edi Hafid, Ardan Aras, Shibakoya Yuichi, Ruben Sanadi (Tri Rahmad 46'); Egi Melgiansyah, Andesi Setyo (Feriansyah 38'), Tomoyuki Sakai; Joko Sasongko (Abdurahman 73'), Jajang Mulyana, Engelbert Sani. Persipura: Yoo Jae Hoon; Ortizan Salossa, Victor Igbonefo, Hamka Hamzah, Stevie Bonsapia; Ian Kabes (Marko Kabiay 84'), Zah Rahan, Gerald Pangkali; Boaz Salossa, Rahmat Rivai (Mandowen 77'), Yustinus Pae (Titus Bonai 59'). |
Posted in
Persipura Jayapura
Tibo: Tak Ingin Diam
19.24
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
| Striker Titus Bonay memiliki motivasi tersendiri pada pertandingan kontra Pelita Jaya Karawang hari ini (Kamis, 30/9). Sekalipun berlabel partai tandang, ia mengaku tak terpengaruh untuk tetap mencoba membobol gawang lawan. Mantan striker Persiram yang jeli dalam melakukan shooting ke arah gawang ini juga ingin namanya tercatat dalam jajaran top skor sementara. Baginya, jika Boaz bisa melakukan (gol), maka iapun tak ingin membuang peluang jika memperoleh kesempatan. "Keinginan itu jelas ada, bagaimana bisa ikut membantu tim untuk mencetak gol. Selama ini kekompakan lini depan cukup baik, tinggal bagaimana bisa saling melayani dengan melihat siapa yang paling berpeluag", ujarnya melalui ponsel. Mantan pemain PON Papua ini berharap jika suplay bola yang memanjakan bisa terus diberikan para gelandang dan tentunya sekecil apapun peluang tersebut akan dimaksimalkan. Pada laga perdana melawan Semen Padang FC, pemain yang akrab disapa Tibo ini memiliki dua peluang yang bisa membuahkan gol, tapi sayang dengan kondisi lapangan yang tergenang air membuat sepakan kerasnya tak begitu sulit untuk dijinakkan kiper lawan. "Intinya, setiap striker pasti ingin menjawab dengan gol. Boaz sudah membuktikan bahwa ia mampu menjadi ancaman, begitu pula dengan Rahmat Rivai, tinggal bagaimana kami terus mencoba. Saya pikir doa dan dukungan masyarakat sangat penting. Mudah-mudahan kami bisa kembali menuai hasil positif", imbuh Tibo. |
Posted in
Persipura Jayapura
Rumere: Persipura Harus Tampil Menyerang
01.41
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Zah Rahan dan Salampessy tidak akan diturunkan.
Hal-Hal Terkait
Tim
Pemain
"Jika Persipura bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik, mereka justru akan kecolongan alias kebobolan," tutur Rumere.
Rumere menambahkan, Persipura jangan memberikan peluang kepada tim lawan untuk bergerak bebas di daerah pertahanan.
Rumere juga mengingatkan Persipura harus mewaspadai Heru Nerly dan Elly Aiboi sebab keduanya sudah pasti mengetahui karakter dan permainan mereka.
Pelatih JF Tiago menegaskan kemungkinan besar tidak akan menurunkan playmaker Persipura Zarah Han dan pemain belakang Ricardo Salampessy.
Zah Rahan, pemain berbanderol Rp 1.3 Miliar, memiliki kemampuan individu yang bagus dan mampu menyesuaikan diri, tetapi JF Tiago tetap tak akan memainkannya.
Sementara itu, Salampessy mengalami cidera lutut saat ujicoba melawan tim Pra PON Papua. Meski demikian, hal itu tidak menjadi masalah karena semua pemain Persipura sudah siap untuk dimainkan sesuai kebutuhan. Apalagi Imanuel Wanggai juga telah sembuh dari cidera yang dialaminya beberapa waktu lalu saat mengikuti Piala Indonesia.(g-34)
Posted in
Persipura Jayapura
Dipanggil Pelatnas, Boaz Janji Tidak Indisipliner
01.39
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Ujung tombak Persipura ini kembali dipanggil mengikuti pelatnas pada Oktober nanti.
Hal-Hal Terkait
Tim
Pemain
Menurut Wolfgang, pemanggilan Boaz ini dikarenakan kebutuhan tim, kendati pemain tersebut sudah dua kali tidak hadir pada pelatnas Piala AFF kali ini. Pikal juga menyebutkan Boaz mempunyai motivasi besar untuk bergabung dengan timnas senior.
“Boaz telah menjamin akan datang memenuhi penggilan timnas, dan berjanji tidak mengulangi sikap indisipliner seperti pelatnas sebelumnya. Dia masih punya motivasi memperkuat timnas. Dia mengaku tak hadir di pelatnas sebelumnya karena kendala teknis. Dia tidak mendapat sinyal di kampung halamannya,” ungkap Pikal.
Mengenai pencoretan pemain dari tahapan pelatnas sebelumnya, Pikal mengungkapkan, berdasar hasil evaluasi, lima pemain tidak memperlihatkan peningakatan kualitas seperti diharapkan. Namun Pikal menyebut pencoretan itu bukan harga mati.
“Waktu persiapan sudah sangat sempit. Kami masih mencari komposisi yang sesuai sebelum bertanding di Piala AFF. Ada beberapa kekurangan, seperti belum padunya pemain depan dan belakang. Pemain yang sudah dipanggil pelatnas kali ini, tidak boleh memperkuat klub,” kata Pikal.
Posted in
Persipura Jayapura
Persipura Siap Hadapi Semen Padang
23.10
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Laga awal sangat menentukan...
Hal-Hal Terkait
Tim
Pasalnya, persiapan yang agak terlambat bisa mempengaruhi. Namun dia percaya para pemainnya sangat profesional dan sudah siap menghadapi Semen Padang. Persipura akan bertolak ke Padang tiga hari sebelum pertandingan digelar.
"Hal ini penting guna menyesuaikan diri dengan kondisi iklim di kota Padang," papar pelatih asal Brasil yang kini masih tetap dipertahankan manajemen Persipura.
Jackson menambahkan, selama beberapa hari berlatih dan dua kali ujicoba melawan Elang Putra dan Tim Pra PON Papua yang dimenangkan Persipura dengan skor telak 7-1, sudah tampak ada kerjasama dan gol yang lahir bukan karena kesalahan pemain lawan tapi direncanakan dengan baik oleh pemain Persipura.
Walau demikian dia merasa masih perlu penyesuaian diri lagi. Soalnya selama latihan Zah Rahan sebagai motor serangan Persipura belum berlatih bersama skuad Persipura. Menurut Jackson, Zah Rahan adalah pemain professional yang mampu dengan cepat menyesuaikan diri dengan karakter bermain Persipura. Selain Zah Rahan di lini tengah, Persipura masih memiliki Gerald Pangkali, Imanuel Wanggai, David Laly serta Marco Kabiay.
Saat launching berlangsung, Zah Rahan dan kiper asal Korea Selatan Yoo Jae Hoon tidak hadir. Memang kedua nama pemain disebut tapi tak maju ke panggung untuk memakai kostum Persipura. Zah Rahan memakai nomor punggung 10 yang selama ini dikenakan mantan kapten Persipura Eduard Ivakdalam.
"Penjaga gawang asal Korsel, juga pemain baru atas nama Zah Rahan yang masih berada di luar daerah dan belum bersama tim di Jayapura," kata Manajer Persipura, Rudi Maswi.
Penambahan pemain untuk posisi penjaga gawang, menurut Rudi, guna lebih memantapkan barisan pertahanan Persipura.
"Diharapkan dengan kehadiran pemain Korea Selatan ini mampu memperkuat tim bertajuk Mutiara Hitam," kata Rudi.
Pemain asing asal Korea itu dikontrak selama satu musim. Saat ini tim Persipura sudah memiliki dua kiper inti, yakni Yoo Jae Hoon dan Ferdiansyah.
Susunan pemain Persipura nantinya adalah: Yoo Jae Hoon, Ferdiansyah, Paulin Bhio Pierre, Ricardo Salampessy, Hamka Hamzah, Gerald Pangkali, Imanuel Wanggai, David Laly, Stevie Bonsapia, Ian Louis Kabes, David Uron, Yustinus Pae, Boaz Solossa, Zah Rahan, Titus Bonai, Lukas Mandowen, Rachmat Rivai, Marco Kabiay, dan Steven Hendambo.
Pemain baru Persipura seperti Marco Kabiay dan Lukas Mandowen berasal dari Persipura U-21. Sedangkan Titus Bonai pernah memperkuat Persiram Raja Ampat dan PKT Bontang. Steven Hendambo adalah eks pemain Persipro Probolinggo dan pemain hasil binaan Sekolah Sepakbola klub Emsyk Jayapura. (gk-34)
Posted in
Persipura Jayapura
Jacksen Masih Ingin Tambah Pemain
23.10
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Jacksen menilai posisi sayap masih memerlukan tambahan pemain baru
Hal-Hal Terkait
Tim
Pemain
Pelatih Brasil tersebut kurang sreg menempatkan David Lally di posisi sayap, karena tipe permainan david yang dinilainya lebih cocok di pos tengah. Karena itu, alternatif untuk rotasi maupun cadangan untuk posisi sayap dirasa diperlukan.
"Memang target kami 25 pemain itu idealnya, tapi sepertinya kami masih membutuhkan satu pemain sayap yang bisa berperan seperti Ortis, Stevi maupun Ian. Memang kami punya David Laly tapi karakternya masih lebih pada gelandang serang," tukas Jacksen, seperti yang dilansir Malang Post.
Musim lalu posisi sayap tersebut masih diisi beberapa pemain yang menjadi alternatif bagi Jacksen, yaitu Erol Iba dan Hendra Ridwan. Namun keduanya lebih memilih untuk hengkang dari Mutiara Hitam musim ini, Erol dikabarkan ke Persebaya, sedangkan Hendra kembali ke Makassar untuk memperkuat PSM.
Posted in
Persipura Jayapura
Semen Padang Belum Pikirkan Persipura
23.09
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Nil sudah mendapatkan gambaran skuad inti.
Hal-Hal Terkait
Tim
Senin (20/9) sore, SP melakukan ujicoba terakhir mereka jelang lawan Persipura. Kabau Sirah berhasil meraih kemenangan 3-0 atas tim kontestan Divisi I, PSPP Padang Panjang di Stadion H. Agus Salim.
Walaupun menang telak, namun secara umum permainan Elllie Aiboy dkk belum terlalu memuaskan. Padahal dengan lawan yang satu kelas dibawahnya, Skuad asuhan Nil Maizar itu seharusnya bisa tampil lebih menggigit, namun, hanya tiga gol yang bisa disarangkan. Dua gol dihasilkan Edward Wilson Junior, serta satu gol dari Ellie.
"Kita tidak mempermasalahkan hasil akhir. Dalam catatan saya anak-anak bermain terlalu rileks. Mungkin mereka terlalu hati-hati bermain menghindari cedera,"kata Nil Maizar seusai laga.
Tapi setidaknya Nil mengaku sudah mendapatkan pemain yang kemungkinan bakal jadi Starting XI dalam timnya. Samsidar di posisi penjaga gawang dipastikan jadi kiper utama. Center bek dihuni dua pemain asing, David Ngon Pagbe dan Park Chul Hyung, serta Syafrudin dan Hengki Ardiles disisi kiri dan kanan.
Sementara lini sentral juga diisi dua asing Yu Hyun-koo dan Walter Azriola. Keduanya bahu-membahu dengan Heru Nerli dan Ellie Aiboy untuk melayani duet striker yang dipastikan akan ditempati Saktiawan Sinaga dan Edward Junior Wilson.
Soal hanya tiga gol yang tercipta, menurut Nil itu bukan masalah, karena masih ada waktu membenahinya.
"Secara umum permainan anak-anak sudah mulai bagus, suplai bola dari tengah sudah berjalan baik. Hanya saja yang mesti diperbaiki adalah memanfaatkan timing untuk menciptakan gol. Buktinya beberapa peluang tadi gagal dimanfaatkan," kata Nil Maizar lagi.
Ditambahkan Nil, satu hal yang membuat timnya kesulitan menciptakan banyak gol, karena lawan yang kelasnya lebih dibawah terang-terangan melakukan strategi menumpuk pemain di lini tengah. Akibatnya permainan nyaris hanya berlangsung setengah lapangan.
"Saya optimis, kalau bermain dengan lawan yang bermain terbuka seperti tim-tim di Superliga, hasilnya mungkin akan bisa berbeda," tambahnya.
Soal kesiapan lawan Persipura? Nil Maizar belum mau berkomentar banyak. Menurutnya, saat ini dia belum memikirkan strategi melawan tim elit Super Liga berjuluk Mutiara Hitam itu.
"Saya hanya menjadikan pertandingan tadi hanya sebagai simulasi awal melawan Persipura, itu saja,"katanya.
Selain itu, laga ini juga menjadi ajang seleksi terakhir bagi dua pemain asing yang mengadu nasib di Semen Padang yskni Walter Azriola dan Eduardo Jimenez. Apalagi setelah John Tarkpor dipastikan gagal direkrut, maka pilihan SP untuk mengisi satu jatah pemain asingnya, kemungkinan hanya pada salah satu dari dua pemain itu.
"Saya belum memutuskan, siapa yang akan kita pulangkan," kata Nil.(gk-33)
Posted in
Persipura Jayapura
Skuad Persipura Sekarang Lebih Baik
23.08
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Persipura tinggal mencari pemain sayap...
Hal-Hal Terkait
Tim
Pemain
Menurut pelatih asal Brasil itu, pilihan pemain striker dan pemain belakang menjadi kekuatan utama Persipura saat ini.
Untuk lini depan kini diperkuat Rachmat Rivai, Boaz Solossa, Titus Bonai, dan Lukas Mandowen. Pemain depan ini semua memilliki kualitas dan kecepatan yang sangat baik.
"Hanya saja Lukas Mandowen masih perlu menambah jam terbang walau sebenarnya kualitasnya tidak jauh berbeda dengan striker lainnya seperti Poci [julukan Rachmat Rivai] dan Tibo [sapaan akrab Titus Bonai]," tutur Jackson, Senin (19/9), di Jayapura.
Begitu pula dengan pemain belakang musim ini. Jackson memiliki banyak pilihan, seperti Bhio Paulin, Ricardo Salampessy, Hamka Hamzah dan Victor Igbonefo.
Meski demikian, Jackson masih membutuhkan pemain sayap yang bisa menjadi pelapis bagi pemain yang selama ini diturunkan. Sektor sayap Persipura seringkali dihuni pemain seperti Ortizans Solossa, Ian Louis Kabes dan Stevie Bonsapia. Memang masih ada David Laly yang bisa menjadi pelapis bagi pemain sayap, tetapi karakternya lebih banyak sebagai gelandang penyerang.
Idealnya, skuad Persipura harus berjumlah 25 pemain tetapi dalam launching semalam hanya 22 yang diumumkan. Jadi menurut Jackson, pihaknya bisa menambah satu lagi pemain wing agar mampu menambah kekuatan tim sekarang ini. (gk-34)
Posted in
Persipura Jayapura
Boaz Solossa Kapten Tim Persipura
23.07
Blog Nu Hahi { HaSaN HiDaYaT }
Boaz meminta dukungan penuh dari Persipura Mania.
Laporan Dominggus Arnold dari Jayapura
Hal-Hal Terkait
Tim
Pemain
Kontan seluruh Persipura Mania serentak berteriak mengelu-elukan pemain terbaik Superliga Indonesia 2009 lalu itu. Boaz hanya meminta dukungan doa dari seluruh warga Papua dan Persipura Mania agar sukses membawa klub bertajuk Mutiara Hitam.
Ada sisi menarik dari sejarah kapten Persipura, Boaz bermain bersama kakak kandungnya Ortisan Solossa yang biasanya bermain di posisi wing bek kiri. Sebelumnya saat Eduard Ivakdalam masih memegang ban kapten, abang kandungnya Carolino Ivakdalam yang kini asisten Persema Malang juga pernah memperkuat skuad Persipura mengisi posisi gelandang.
Sedangkan kapten Persipura era 1970-1980 an Hengki Heipon juga bermain bersama adik kandungnya Tinus Heipon. Adik kandung Hengki Heipon bermain pada posisi gelandang bersama abang kandungnya Hengki Heipon. Namun Hengki Heipon sempat jadi asisten pelatih dan juga masih memegang ban kapten Perispura.
Usia Boaz kini baru memasuki 24 tahun sehingga kemungkinan akan memakai ban kapten dan bisa menyamai rekor Eduard Ivakdalam yang sudah 16 tahun membela skuad Persipura. Akan tetapi, Eduard belum pernah membawa Persipura juara Piala Indonesia dan gagal total di kompetisi Asia. Mampukah Boaz melebihi Kaka Edu? Hanya waktu yang bisa menjawabnya, tetapi yang jelas penyerang tajam itu berjanji akan bekerja keras dan tentunya berharap dukungan penuh dan doa dari seluruh masyarakat Papua. (gk-34)
Posted in
Persipura Jayapura
