Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan

Adiyiah Masih Butuh Waktu


Dominic Adiyiah sadar status kebintangan tak bisa diperoleh dalam semalam.


Dominic Adiyiah named the 2009 African Young Player
Galeri Foto
Perbesar
Dominic Adiyiah named the 2009 African Young Player

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Dominic Adiyiah mengaku kecewa dipinjamkan AC Milan ke Reggina awal musim ini, tapi kini menyatakan langkah tersebut justru mematangkannya sebagai pemain profesional.

"Saya berharap banyak saat Milan merekrut saya," ungkap penyerang asal Ghana ini kepada Graphic Sports.

"Saya ingin bermain di kancah tertinggi bersama Milan, tapi nyatanya itu tak berlangsung lama."

"Saya harus maklum tim besar seperti Milan selalu lapar kesuksesan. Mereka ingin merekrut pemain muda lebih dulu dari tim lain dan mengembangkan mereka."

"Tantangan bagi saya adalah Milan tim yang dipenuhi bintang. Saya butuh waktu sebelum mencapai level tersebut. Itu tak bisa dicapai dalam semalam. Tapi saya tak menyesal bergabung ke Milan."

"Harus diakui awalnya saya kecewa, tapi saya sudah melaluinya. Saya lihat apa yang terjadi dengan Dede Ayew. Dia juga sempat dipinjamkan keluar Olympique Marseille. Kini dia membuktikan diri bersama Marseille."

"Memang situasinya berbeda, tapi saya kira saya bisa mengambil pelajaran dan memupuk motivasi dari sana."

Adiyiah adalah pahlawan Ghana pada Piala Dunia U-20 dan tampil bersama Black Stars di Piala Dunia 2010 lalu.

Adebayor Ancam Tinggalkan City


Ujung tombak asal Togo ini ngotot ingin masuk ke dalam tim inti.


Pre season: Emmanuel Adebayor ,Manchester City - New York Red Bulls(Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Pre season: Emmanuel Adebayor ,Manchester City - New York Red Bulls(Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Striker Manchester City Emmanuel Adebayor mengancam bakal meninggalkan Eastlands bila dirinya tidak mendapat tempat regular bersama The Citizens pada musim ini.

Adebayor jarang mendapatkan tempat di tim inti dalam rencana permainan Roberto Mancini. Walau mengeluarkan pernyataan akan fokus di City, Adebayor mengatakan tidak menutup kemungkinan dirinya hengkang jika tak ada perubahan.

“Bagaimana rasanya menghadapi Juventus? Efeknya hanya satu orang melawan tim yang dikaitkan dengan saya pada musim panas lalu oleh suratkabar,” ujar Adebayor kepada Il Giornale.

“Ketika saya mengatakan tidak yakin tentang mengakhiri karir di Inggris, saya tak pernah menyebutkan nama Juventus. Tapi saya akan berbohong jika mengatakan saya tidak pernah menganggap mereka sebagai salah satu tim mengesankan di dunia.”

“Mancini? Kami sudah berbicara secara baik-baik, dan saya ingin bertarung mendapatkan tempat di tim inti. Tapi jika Anda tak dimainkan, sebuah kebodohan jika tidak melihat di sekeliling Anda.”

“Saya telah membaca semua tentang saya, dan itu tidak benar. Saya belum pernah menyebutkan nama klub.”

Pada akhir pekan kemarin, People melansir berita Adebayor bakal hijrah ke Milan atau Inter.

Galliani: Dunia Tidak Kiamat Jika Ronaldinho Absen


Absennya Ronaldinho di laga melawan Ajax menimbulkan spekulasi terjadinya perselisihan.


Adriano Galliani - Milan (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Adriano Galliani - Milan (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Orang kedua di San Siro Adriano Galliani, membantah kabar yang menyebutkan ada masalah di kamar ganti Milan dengan menegaskan Ronaldinho tidak sedang berseteru dengan klub.

Playmaker asar Brasil itu duduk manis di bangku cadangan saat Milan lolos dari kekalahan dan bermain imbang 1-1 dengan Ajax Amsterdam di Amsterdam Arena, Rabu (29/9) dinihari kemarin. Pelatih Massimiliano Allegri mengaku dia mengambil keputusan tersebut karena memang diperlukan.

Hal ini disetujui oleh Galliano yang menekankan alasan strategi lebih dominan dan tidak ada penyebab lainnya.

"Tidak ada masalah dengan Ronaldinho. Hingga sekarang dia selalu bermain di setiap pertandingan, dunia tidak akan berhenti berputar jika dia diistirahatkan," kata Galliani dilansir Mediaset Premium.

"Kita mungkin saja melihatnya kembali menari d atas lapangan saat meladeni Parma. Sekali lagi tidak ada masalah dengan Ronaldinho.

Stankovic Sindir Belanja Pemain Milan


Pemain senior Inter ini menilai la Beneamata sebagai tim dinamis.


Dejan Stankovic - Inter (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Dejan Stankovic - Inter (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Gelandang Inter Milan Dejan Stankovic mengeluarkan sindiran kepada rival satu kota, AC Milan, mengenai belanja pemain yang dilakukan pada bursa transfer musim panas lalu. Stankovic juga memuji dinamisme Inter.

La Beneamata menggasak Werder Bremen 4-0 dalam pertandingan Liga Champions. Sedangkan sehari sebelumnya, Milan ditahan imbang Ajax Amsterdam 1-1.

“Belanja pemain mereka? Dengan satu atau dua pemain, Anda tidak akan bisa menang. Dengan Inter, Anda akan menyaksikan [Samuel] Eto'o, yang telah memperlihatkan penampilan bagus,” ujar Stankovic dilansir MilanNews.it.

“Ini adalah tim yang menjadi pemenang.”

Dalam kesempatan itu juga, Stankovic menyampaikan penilaiannya mengenai Derby d'Italia melawan Juventus pada akhir pekan ini. Stankovic menganggap laga itu bukan sebagai sebuah hambatan.

“Ini seperti pertandingan biasa. Bagi saya, laga itu senilai dengan tiga, satu, atau tanpa poin,” tambah Stankovic.

Ibra Disimpan Hadapi Parma?


Zlatan Ibrahimovic membutuhkan istirahat untuk bisa mengembalikan kebugarannya.


Zlatan Ibrahimovic - Milan (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Zlatan Ibrahimovic - Milan (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Setelah tampil sebagai penyelemat di pentas Liga Champions melawan Ajax, AC Milan sepertinya mempertimbangkan untuk menyimpan striker Zlatan Ibrahimovic dalam laga tandang Serie A Italia melawan Parma.

Spekulasi ini muncul setelah adanya kabar yang menyebut jika pemain tim nasional Swedia ini mengalami masalah pada ototnya. Sehingga memungkinkan pelatih Massimiliano Allegri untuk mengistirahatkan Ibra pada laga akhir pekan ini.

Spekulasi lainnya, seperti dilansir dari laman Football-italia, Robinho kemungkinannya akan dijadikan cadangan. Hal ini terjadi setelah melihat penampilan yang kurang mengesankan dari striker asal Brasil tersebut ketika menghadapi Ajax.

Sedangkan pemain veteran Pippo Inzaghi kemungkinannya akan diberi kesempatan untuk tampil melawan Parma. Parma adalah salah satu klub yang pernah dibela oleh Inzaghi.

Lalu Massimo Ambrosini tampaknya masih akan disimpan juga menyusul persoalan cedera yang belum kunjung membaik. Namun Milan berharap bisa menurunkan Alexandre Pato untuk laga di Stadio Tardini.

Borriello Dan Galliani Silang Pendapat Soal Wasit


Carmine Russo diklaim Borriello sering meminta kaus pada pemain Milan.


Marco Borriello - Roma-Bologna - Serie A (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Marco Borriello - Roma-Bologna - Serie A (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Penyerang AS Roma Marco Borriello mempertanyakan integritas wasit dan mengklaim jika sang juru pengadil di tengah lapangan kerap menguntungkan Milan, namun pernyataan ini langsung disanggah Adriano Galliani.

Giallorossi merasa dicurangi oleh wasit Carmine Russo saat mereka dikalahkan Brescia 2-1, Kamis (23/9).

Meski beberapa keputusan di tengah lapangan sering terlihat menguntungkan tim-tim kecil, perbedaan pendapat terjadi di kalangan tim papan atas.

Borriello menganggap kesalahan Russo disengaja dan hal senada diungkapkan oleh presiden Rosella Sensi.

"Seharusnya kami mendapat dua, mungkin tiga penalti. Kejadian seperti ini tidak pernah menimpa pada Milan," kata Borriello pada Sky Sport Italia.

"Kini saya paham perbedaan bermain bagi Roma dan Milan. Tetapi kami adalah tim besar dan kami segera bangkit. Kami akan mencari jalan untuk keluar dari keterpurukan.

"Saya ingat saat Russo menjadi pengadil di laga Milan, dia kerap meminta jersey. Saya rasa sekarang dia tidak akan pernah mau lagi berbicara dengan saya."

Akan tetapi tuduhan Borriello langsung ditanggapi oleh wakil presiden Rossoneri Adriano Galliani.

"Saat meladeni Cesena, kami menghadapi masalah sama dengan wasit yang sama," ucap Galliani singkat dilansir La Repubblica.

Seedorf: Ajax Pasti Sudah Belajar Dari Madrid


Clarence Seedorf senang akan menghadapi lagi dengan klub yang membesarkannya, Ajax Amsterdam.


Clarence Seedorf - Milan (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Clarence Seedorf - Milan (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Clarence Seedorf bersiap menyambut reuni dengan bekas klubnya, Ajax Amsterdam, ketika AC Milan menajalani partai tandang Liga Champions pekan depan.

Ajax bukan klub yang asing bagi Seedorf karena di sana lah dia memulai karier sebagai pesepakbola profesional. Seedorf menjadi bagian dari skuad Ajax yang menjuarai Liga Champions 1995.

"Di Ajax masih ada orang yang juga berkecimpung saat saya masih berkarier di sana, seperti Danny Blind dan David Endt," ujar Seedorf kepada Voetbal International.

"Saya juga berteman dekat dengan Andre Ooijer. Kami bergabung bersama di tim yunior Ajax dan selalu berhubungan. Martin Jol cerdik memanggil lagi Ooijer karena dia memiliki mental juara."

"Saya masih ingat saat menghuni Ajax. Sebagai pemain muda, kami berada di balik bayang-bayang pemain seperti Frank Rijkaard."

Jol pernah berupaya memulangkan Seedorf ke Amsterdam tahun lalu.

"Saya merasa terhormat ditelepon Jol. Dia memaparkan visi sepakbola yang bagus dan Ajax klub yang hebat. Tapi saya belum selesai dengan Milan. Saya dan keluarga juga betah tinggal di Milan," tukas gelandang berusia 34 tahun ini.

Ajax dan Milan bergabung satu grup dengan juara Eropa lainnya, Real Madrid. Pada laga perdana, Ajax ditelan Madrid 2-0.

"Saya terkesan dengan Real," imbuh Seedorf.

"Saya belum lagi menyaksikan permainan agresif dan sekompak itu. Ajax kewalahan karena terlalu banyak memberikan ruang di antara lini. Mereka juga harus tampil tanpa Luis Suarez."

"Ajax pasti sudah belajar dari malam di Santiago Bernabeu itu. Saya menanti apa yang akan mereka tampilkan sat melawan kami."

Selain Ajax, Seedorf juga pernah tiga musim berseragam Madrid sebelum hijrah ke Serie A Italia.

Galliani Kecewa Performa Milan



MILAN - Memasuki giornat keempat Serie A, AC Milan belum mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius gelar scudetto musim ini. CEO Rossoneri, Adriano Galliani pun mulai menunjukkan ekspresi kekecewaannya terhadap kinerja Massimiliano Allegri sebagai peracik strategi.
Meski telah melakukan gebrakan di akhir bursa transfer dengan memboyong dua striker kelas dunia, Zlatan Ibrahimovic dan Robinho, I Rossoneri belum juga mampu menunjukkan keperkasaannya di Serie A.
Dari empat laga, Milan hanya mampu meraih satu kemenangan. Teranyar, klub yang bermarkas di San Siro ini hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Lazio pada laga midweek, dini hari kemarin. Alhasil, saat ini Milan masih tercecer di peringkat delapan klasemen sementara dengan raihan lima poin, atau terpaut lima angka dari pesaing utama sekaligus rival sekota Inter Milan yang bertahta di posisi teratas dengan 10 angka.
Menyikapi hasil ini, Galliani mulai cemas dengan peluang timnya untuk bisa melepas dahaga gelar scudetto yang terakhir kali diraih pada musim 2003/2004 silam. Meski begitu, ia tak ingin menghakimi Allegri sebagai biang kegagalan Milan di awal musim ini. “Saya berharap, kami bisa meraup banyak poin di awal musim ini,” papar Galliani sebagaimana dikutip La Gazzetta dello Sport, Jumat (24/9/2010).
“Tapi, ini masih terlalu awal untuk menghakimi seseorang. Kami bermain setiap tiga hari sekali dan evaluasi akan terus dilakukan tim seusai melakoni laga,” tutup tangan kanan pemilik klub sekaligus perdana menteri Italia, Silvio Berlusconi ini.


sumber : okezone.com

Galliani Khawatirkan Penampilan Milan


Menurut Galliani, dari empat pertandingan yang sudah dilalui, Milan gagal mencapai target.


Adriano Galliani - Milan (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Adriano Galliani - Milan (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Orang nomor dua di San Siro, Adriano Galliani mulai khawatir dengan hasil kurang memuaskan yang kerap diraih AC Milan belakangan ini.

Terakhir Rossoneri membuang dua poin berharga saat menghadapi Lazio pertengahan pekan ini karena kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.

Sementara itu, tim satu kota Inter, lambat laun mulai memperlihatkan keperkasaannya. Saat ini I Nerazzurri unggul lima poin atas Milan dalam empat pertandingan yang sudah dilewati.

Tak pelak fakta ini mengundang reaksi dari kubu Rossoneri dan Galliani pun angkat bicara.

"Sesungguhnya saya berharap kami meraih poin lebih banyak dibanding sekarang," tutur Galliani pada La Gazzetta dello Sport.

"Tetapi terlalu pagi untuk memberikan penilaian. Kami harus beraksi tiap tiga hari dan evaluasi sangat terpengaruh dengan hasil yang didapat."

Sanggupkah Milan tampil stabil dan menyusul Inter di klasemen Serie A Italia? Sampaikan pendapat Anda di formulir yang telah tersedia.

Zlatan Sudah di Depan



MILAN - Gagal penalti di laga debutnya untuk Milan boleh jadi takkan pernah dilupakan Zlatan Ibrahimovic. Tapi ia kini mulai menunjukkan sebab apa ia begitu diharapkan fans AC Milan untuk menghasilkan sesuatu buat klub ini.
Sejak berbaju Rossoneri, Ibrahimovic selalu menjadi starter lini depan. Sejauh ini keberadaannya di sana yang paling aman dibandingkan dengan Alexandre Pato, Filippo Inzaghi dan Robinho. Nama terakhir bahkan belum pernah menjadi starter, sejak digaet dari Manchester City.
Bomber internasional Swedia itu memang melakoni debutnya untuk Milan dalam kegetiran. Ketika timnya tertinggal dua gol dari Cesena pada 11 September, ia memperoleh kesempatan untuk membangkitkan harapan lewat tendangan penalti. Namun eksekusinya meleset, Milan tetap kalah. Tapi pemain pinjaman dari Barcelona itu justru "panas".
Di pertandingan berikutnya di Liga Champions melawan tim Prancis Auxerre, ia menjadi pahlawan. Ia membawa Milan menang 2-0 dan memborong kedua gol tersebut di hadapan publik San Siro. Kamis (23/9/2010) dinihari WIB tadi Ibrahimovic kembali mencetak gol. Ia menyarangkannya ke gawang Lazio di menit ke-66 di Stadio Olimpico.
Itulah gol Seri A pertamanya sejak 31 Mei 2009, di pertandingan terakhirnya bersama Inter Milan. Hanya saja gol di Olimpico tersebut tidak membuat Milan menang karena tim lawan berhasil membalas sehingga pertandingan berakhir 1-1. Terlepas dari performa Milan yang masih angin-anginan, Ibrahimovic sepertinya mulai menemukan ritmenya di skuad arahan Massimiliano Allegri.
Dengan tiga gol yang terkumpul, ia adalah yang paling produktif di antara pemain-pemain Milan yang lain. Lima dari delapan gol yang sudah dihasilkan Il Diavolo disumbangkan Pato (2), Inzaghi (2), dan Tiago Silva (1). Akhir pekan Milan Milan akan kembali bermain di Seri A melawan Genoa, lalu pindah ke jalur Eropa Liga Champions, untuk menghadapi bekas klub Ibrahimovic, Ajax Amsterdam.


sumber : detiksport.com

Galliani: Jangan Hakimi Allegri


MILAN - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, menegaskan terlalu cepat untuk mengklaim bahwa Massimiliano Allegri telah gagal sebagai Pelatih "I Rossonerri".
Menurutnya, Allegri masih butuh waktu untuk membuktikan kualitasnya. Milan kembali gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang Lazio 1-1, dini hari tadi. Ini adalah ketiga kalinya Milan gagal menang secara berturut-turut di Serie-A. Akibatnya, Andrea Pirlo dan kawan-kawan terjebak di papan tengah. Perolehan poin mereka pun kini berselisih lima angka dengan Inter Milan di puncak klasemen. "Saya berharap bahwa kami akan mendapatkan poin yang lebih.
Tapi, terlalu cepat untuk membuat penilaian. Kami bermain setiap tiga hari dan penilaian cepat itu dipengaruhi oleh hasil-hasil pertandingan tersebut," kata Galliani. Semenetara itu, gelandang Milan, Clarence Seedorf mencoba menjelaskan apa yang salah dengan timnya saat menghadapi Lazio. "Setelah memimpin, Milan memiliki kemenangan di tangan.
Kami mulai bermain terlalu dalam, tapi kemudian itu menjadi pertandingan yang berbeda untuk dikontrol," tutur Seedorf. "Kami menjadi lambat. Mereka menyamakan kedudukan dengan kekuatan lebih mereka. Kami minta maaf karena berbeda lima poin dengan puncak klasemen. Tapi, Milan bermain bagus di pertandingan tersebut," tuntas Seedorf.


sumber : kompas.com

Zambrotta: Kemenangan Akan Segera Datang



MILAN - Satu pertandingan lagi dilalui AC Milan tanpa kemenangan. Kendati demikian, ada hasil positif didapat dan Gianluca Zambrotta yakin kemenangan itu akan segera datang. Milan yang bertanding di kandang Lazio, Stadion Olimpico, Kamis (23/9/2010) dinihari WIB, sempat unggul lebih dulu melalui Zlatan Ibrahimovic di menit 66.
Namun kemenangan di depan mata buyar setelah Sergio Floccari membobol gawang Christian Abbiati di menit 81. Hasil imbang itu tak terlalu disesali oleh Zambrotta. Ia menyebut, Milan sudah belajar bertahan lebih baik dan Lazio sendiri tengah on-form setelah di dua pertandingan sebelumnya dua kali meraih kemenangan--atas Bologna dan Fiorentina.
"Tendangan saya membentur tiang gawang ketika laga mendekati akhir, itu bisa saja menjadi gol penting. Biar bagaimanapun, hal yang paling penting adalah kami mencoba sampai akhir," ujarnya di situs resmi klub. "Kami membuat langkah maju malam ini karena kami bertahan lebih baik dibandingkan ketika melawan Cesena dan Catania, meski kami menghadapi Lazio yang tengah bagus."
"Kami harus bersabar, kemenangan akan datang cepat atau lambat," tukasnya. Pelatih Massimiliano Allegri menyebut bahwa timnya kurang menjaga fokus selama 90 menit penuh. Ketika sudah unggul, Rossoneri malah mengendurkan tekanan dan akibatnya gol Floccari pun lahir.


sumber : detiksport.com

Ibra Gol, Milan Gagal Menang Lagi



ROMA - Zlatan Ibrahimovic sukses mencetak gol ketiganya untuk AC Milan musim ini. Namun sayang, "I Rossonerri" gagal menang karena ditahan Lazio 1-1 pada lanjutan pertandingan Serie-A, Kamis (23/9/201) dini hari WIB.
Dilihat dari statistik, Milan tak pantas meraih hasil ini. Clarence Seedorf dan kawan-kawan mampu menguasai laga hingga 57 persen. Adapun Lazio lebih banyak bertahan dan sesekali menyerang balik "I Rossonerri". Milan masih tampil tanpa Alexandre Pato dan Massimo Ambrosini di pertandingan ini.
Tempat mereka digantikan Kevin-Prince Boateng dan Gennaro Gattuso. Sejak awal, Milan langsung mendominasi laga. Serangan-serangan Milan mengalir deras ke pertahanan tuan rumah. Zlatan Ibrahimovic yang bermain sebagai target man begitu bernafsu membobol gawang Lazio.
Bayangkan saja, dalam 30 menit awal, pemain Swedia itu melesatkan empat tembakan. Sayang, tak ada yang berbuah gol. Lazio yang terus tertekan baru bisa mengancam gawang Milan di menit ke-34 melalui Stefano Mauri. Itu pun dengan mudah diantisipasi Christian Abbiati. Gol yang ditunggu-tunggu Ibra akhirnya lahir juga di menit ke-66.
Umpan terbososan Clarence Seedorf dengan sempurna ia teruskan ke gawang Fernando Muslera, 1-0 untuk Milan. Gol ini membangkitkan semangat anak-anak Lazio yang sempat frustrasi karena terus ditekan Milan. Tuan rumah mencoba bangkit dengan menambah daya gedornya.
Mereka memasukkan dua striker sekaligus, Tommaso Rocchi dan Mauro Zarate. Hasilnya, pertahanan Milan menjadi kalang kabut karena Lazio menaruh empat striker di kotak penalti. Strategi ini terbukti berhasil karena sembilan menit sebelum pertandingan usai, Sergio Floccari mampu menyamakan kedudukan. Crossing Hernanes dari sayap kiri ditembak dengan keras oleh Floccari ke pojok kiri atas gawang Abbiati. (*)


Susunan pemain
Lazio: Fernando Muslera; André Dias, Giuseppe Biava, Stefan Radu, Luis Pedro Cavanda; Cristian Ledesma, Christian Brocchi, Stefano Mauri (Mauro Zárate 79), Pasquale Foggia (Tommaso Rocchi 74); Sergio Floccari, Hernanes
AC Milan: Christian Abbiati; Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate (Luca Antonini 87); Andrea Pirlo, Clarence Seedorf (Robinho 87), Gennaro Gattuso (Mathieu Flamini 69); Ronaldinho, Zlatan Ibrahimovic, Kevin-Prince Boateng

sumber : detiksport.com

Milan Imbang, Allegri Puas



ROMA - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai permainan timnya menunjukkan peningkatan saat melakoni laga Serie-A melawan Lazio, yang berakhir 1-1, Rabu (22/9/2010).
Bermain sebagai tamu, Clarence Seedorf dkk sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan. Mereka unggul lebih dulu melalui sepakan Zlatan Ibrahimovic di menit ke-66. Sayang, sembilan menit sebelum pertandingan berakhir, Milan lengah dan Lazio memanfaatkan itu untuk menyamakan kedudukan melalui Sergio Floccari.
"Kami menunjukkan tanda-tanda kesolidan. Saya menyukai cara Milan bermain. Sebagai tim, kami bekerja keras dan kami tidak kebobolan melalui serangan balik," kata Allegri usai pertandingan. "Saya pikir malam ini adalah pertandingan yang sangat intens. Di babak pertama kami memiliki tiga peluang emas.
Setelah istirahat kami bahkan jauh lebih unggul. Tapi, kami kemasukan saat seorang pemain mengalami kram di luar lapangan," lanjutnya. "Kami lalu mendapat peluang dan membentur tiang gawang. Kami juga mendapat satu kesempatan bagus melalui Kevin Prince Boateng di akhir pertandingan," sebut mantan arsitek Cagliari tersebut.
"Jika kami menang, maka kita di sini akan berbicara tentang Milan yang telah menemukan keperkasaannya kembali. Kami sudah berada di jalur yang benar," tandas Allegri.


sumber : kompas.com

Capello: Beri Allegri Waktu



LONDON - AC Milan saat ini masih berada di papan tengah klasemen Seri A. Namun manajer tim Inggris Fabio Capello meyakini bahwa Rossoneri akan membuat suatu lompatan besar di musim ini.
Milan mengawali musim ini dengan memboyong dua pemain baru Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Kedatangan dua pemain bintang tersebut membuat Rossoneri menjadi salah satu favorit scudetto di musim ini. Namun, Milan belum menunjukkan performa terbaiknya setelah satu kali menang , satukali kalah dan satu kali seri.
Hasil tersebut membuat Il Diavolo Rosso berada di posisi kesepuluh klasemen Seri A. Meski demikian, Capello tetap yakin Milan bisa berbuat lebih banyak lagi dengan kekuatan baru mereka. Mantan pelatih Juventus ini yakin bahwa Massimiliano Allegri bisa melakukan banyak dengan skuadnya saat ini.
"Milan dapat membuat lompatan besar dengan dua pemain yang terakhir yang dibelinya, Ibrahimovic dan Robinho. Allegri hanya membutuhkan waktu untuk bekerja. Mari kita berikan waktu," kata Capello seperti dilansir Football Italia. Saat ditanya apakah Milan sangat membutuhkan Ibrahimovic, Capello menjawab: "Setiap tim membutuhkan Ibrahimovic."


sumber : detiksport.com

Jelang Lazio vs Milan Pertahanan Jadi PR Milan



MILAN - Jelang laga menyulitkan ke kandang Lazio, AC Milan masih punya banyak pekerjaan yang harus dituntaskan. Massimilliano Allegri tak menyangkal kalau barisan belakang Rossoneri masih rapuh. Milan gagal meraih kemenangan di dua pertandingan terakhirnya di Seri A.
Setelah kalah menyesakkan atas Cesena, Andrea Pirlo dkk harus puas bermain imbang saat menjamu Catania. Cuma meraih empat poin dari tiga laga yang sudah dijalani jelas jauh dari harapan. Apalagi Milan justru terpuruk setelah Zlatan Ibrahimovic dan Robinho datang ke San Siro.
Dari dua kegagalan meraih kemenangan tersebut, lini belakang Diavolo Rosso jadi bagian yang dianggap paling lemah. Berambisi tampil ofensif dengan mengandalkan striker-strikernya, Milan sering kecolongan saat dapat serangan. Kondisi tersebut seharusnya sudah bisa diantisipasi Milan jelang lawatan ke Lazio, Kamis (23/9/2010) dinihari WIB nanti.
Milan tak bisa lagi kehilangan poin jika tak mau tertinggal makin jauh atas pesaing-pesaingnya di awal musim ini. "Kami harus terus memperbaiki pertahanan dan itu butuh waktu, kita harus bersabar," sahut Allegri di ESPNStar. Meski sejauh ini performa Milan masih naik-turun tak menentu, Allegri belum kehilangan kepercayaan diri atas tim yang dibesutnya.
Dia punya tekad membawa Milan menjadi klub yang 'luar biasa' dengan meraih kemenangan demi kemenangan. "Saya selalu yakin kalau tim ini bisa memberi hasil baik, bahkan sebelum kedatangan Ibrahimovic dan Robinho, dan saya belum mengubah pandangan saya itu.
Milan harus meraih kemenangan dari permainan bagus dan tak harus merasa down karena cuma mendapat satu poin dari dua pertandingan." Mungkin kami akan memenangi lima pertandingan secara beruntun dan setiap orang akan berbicara soal Milan yang luar biasa," tuntas Allegri.


sumber : detiksport.com

Demi Ibra, Milan Ganti Formasi



MILAN - Demi membantu striker Zlatan Ibrahimovic beradaptasi dan menampilkan performa terbaik , Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengaku berniat melakukan perombakan formasi pada timnya. Semula, Allegri selalu mematok formasi 4-3-3.
Namun, Milan mengalami kesulitan karena Ibra yang bermain sebagai target man kurang cocok dengan formasi tersebut. Selain itu, cederanya Alexandre Pato dan Robinho juga membuat Milan kekurangan striker sayap.
Saat menghadapi Catania akhir pekan lalu, Allegri mencoba formasi 4-3-1-2, dengan Ronaldinho di belakang Ibra dan Filippo Inzaghi. Sayangnya, Ibra kembali gagal mencetak gol dan Milan hanya bermain imbang 1-1. La Gazzetta dello Sport meyakini, melawan Lazio Rabu (22/9/2010), Allegri akan memakai formasi 4-4-2. Mantan Pelatih Cagliari itu dikabarkan akan mempertahankan duet Ibra dan Inzaghi.
Sementara, Ronaldinho dan Kevin-Prince Boateng akan bermain sebagai gelandang sayap. "Kami harus mencoba menemukan Ibra di lapangan dengan umpan-umpan vertikal dan bola dari kaki ke kaki.
Ibra sangat baik menahan bola dan membantu rekan setimnya lolos untuk menyelesaikan serangan," kata Allegri. Ibra dibeli Milan dari Barcelona pada bursa transfer lalu. Hingga kini, Ibra telah bermain dalam tiga pertandingan bersama Milan membukukan dua gol.


sumber : kompas.com

Thiago Silva Waspadai Hernanes



MILAN - AC Milan akan melakoni laga lanjutan Serie A Italia tengah minggu ini dengan menghadapi Lazio di Olimpico. Kemenangan menjadi target tim Merah Hitam itu.
Untuk bisa mendapatkan target tersebut, Thiago Silva meminta rekan-rekannya untuk bermain lebih solid dan padu, serta mewaspadai salah satu pemain tengah Lazio yang dianggap bisa merepotkan AC Milan, Hernanes. "
Hernanes pemain yang sangat tangguh. Lazio sudah membuat rekrutan yang sangat baik," katanya di Milan Channel, Selasa (21/9).
"Kami harus mewaspadainya karena ia adalah pemain dengan tipe yang mengancam. Ia adalah pemain yang bisa membuat Anda kecewa di setiap saat," tandasnya.


sumber : goal.com

Pippo Targetkan Tiga Poin di Olimpico



MILAN - AC Milan belum menunjukkan hasil memuaskan di awal musim ini. Namun Filippo Inzaghi punya keyakinan tinggi saat Milan bertandang ke Olimpico, menghadapi tuan rumah Lazio.
Milan memasuki musim baru ini dengan rasa percaya diri setelah mendapatkan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho. Rossoneri pun sempat digadang gadang menjadi favorit Scudetto di musim ini.
Namun perjalanan Milan di awal musim ini tidak begitu mulus karena baru menang sekali dari tiga pertandingan, dan sudah pernah kalah. Terakhir mereka nyaris dipermalukan oleh Catania di depan pendukungnya sendiri, sebelum maksakan hasil seri. Lini depan Milan yang disegani tidak dapat berbuat banyak saat menghadapi Catania.
Beruntung Milan memiliki Inzaghi yang berhasil mencetak gol penyama sehingga masih mendapatkan satu poin di San Siro. Inzaghi adalah striker veteran Milan namun dia masih mampu membuktikan ketajamannya dan pengalamannya.
Rabu ini, Milan akan harus bertandang ke Olimpico guna menghadapi Lazio. Lazio saat ini dalam rasa percaya diri yang tinggi setelah berhasil mengalahkan tim kuat lainnya, Fiorentina. Namun rasa percaya diri Inzaghi juga tidak kalah setelah berhasil mencetak gol penyelamat bagi Milan. "Sekarang kami harus dapat menerima hasil kemarin dan melihat ke depan dengan rasa optimistis.
Fans kami juga seharusnya optimistis," ungkap Inzaghi dalam situs resmi Milan. "Rabu ini kami akan mendatangi Lazio, yang baru saja mengalahkan Fiorentina dengan bermain sangat baik. Kami akan datang ke Roma untuk mendapatkan tiga poin dan naik posisi di liga," tukasnya.


sumber : detiksport.com

Seedorf: Milan Masih Pemanasan


MILAN - Gelandang AC Milan, Clarence Seedorf, menilai, timnya masih pemanasan dan baru bulan depan mengeluarkan penampilan terbaiknya. Adaptasi dan cedera disebutnya sebagai penghambat konsolidasi tim.
Hingga pekan ketiga Serie-A 2010-2011, Milan belum bisa konsisten mendulang kemenangan. Setelah menang 4-0 atas Lecce pada pekan perdana, mereka menyerah 0-2 kepada Cesena dan ditahan imbang Catania 1-1. "Sayangnya, Massimo Ambrosini juga cedera, ini tidak membantu kami sama sekali dalam latihan.
Tidak memiliki semua pemain yang tersedia tidak membantu kami berintegrasi dengan sistem baru dan taktik yang bekerja dengan baik pada awal musim," kata Seedorf kepada Sky Sport 24. "Namun, aku percaya, dalam satu bulan (integrasi) antara pemain baru dan pemain yang sudah ada akan otomatis terjadi.
Tentu saja, pertama-tama kami harus lebih dulu mendapatkan hasil yang bagus dan berkonsentrasi pada pertahanan kami," "Kami bertemu tim dalam kondisi yang sangat baik, yakni Cesena dan Catania. Kami kebobolan hanya pada serangan balik. Meski begitu, ini memberiku harapan, karena jika kami mampu mengatasi masalah itu, maka kami akan kemasukan sedikit gol dibanding lawan kami," pungkasnya.


sumber : kompas.com

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi