Tampilkan postingan dengan label Juventus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juventus. Tampilkan semua postingan

City Hanya Mampu Tahan Juve


Manchester City dan Juventus sama-sama gagal mencapai target setelah kedua tim bermain imbang.


Vincenzo Iaquinta - City-Juventus (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Vincenzo Iaquinta - City-Juventus (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Manchester City gagal memanfaatkan keuntungan saat tampil di kandang sendiri. Menghadapi Juventus pada pertandingan Grup A Liga Europa di City of Manchester, Jumat (1/10) dinihari WIB, City hanya mampu bermain imbang 1-1.

Bahkan City tertinggal lebih dulu. Juve berhasil membobol gawang Joe Hart melalui Vincenzo Iaquinta.

Beruntung, tuan rumah segera menyamakan kedudukan. Gol the Citizens dihasilkan oleh Adam Johnson.

Bagi Juve, ini untuk kedua kalinya mereka bermain imbang di Liga Europa. Pada laga pertama, Bianconeri ditahan Lech Poznan 3-3.

City dan Juve menunjukkan permainan terbaik sehingga pertandingan berjalan menarik. Hanya, Juve terlihat lebih menguasai pertandingan. Sebaliknya, City melakukan banyak kesalahan di lini tengah.

Hasilnya, Juve unggul lebih dulu melalui gol Iaquinta di menit ke-11. Iaquinta sesungguhnya hanya untung-untungan saat melepaskan tendangan. Namun, bola mengenai Kolo Toure sehingga berbelok arah dan meluncur ke gawang City. Hart gagal mengantisipasinya.

Kebobolan oleh gol cepat Iaquinta tak membuat moral pemain City runtuh. Mereka tetap tampil dengan semangat tinggi dan berusaha menyamakan kedudukan.

Striker Carlos Tevez menjadi andalan lini depan the Citizens. Sementara, gelandang veteran Patrick Vieira kerap naik untuk melapis serangan. Demikian pula dengan Jerome Boateng yang kerap merepotkan pertahanan Bianconeri.

Dan, City tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Johnson berhasil menyelesaikan umpan dari Yaya Toure dengan melepaskan tendangan melewati kiper Alex Manninger di menit ke-37.

Di babak kedua, baik City maupun Juve bergantian melakukan tekanan dan menciptakan beberapa peluang. Namun tidak ada yang membuahkan gol.

City lebih mendominasi dan Johnson sempat mengancam pertahanan Juve. Hanya, ia selalu kesulitan membongkar pertahanan Juve yang sangat rapi.

Juve mendapat peluang terakhir melalui tendangan Alessandro del Piero yang mengenai mistar gawang dan bola kemudian keluar. Pemain Juve menyatakan bola masuk ke gawang. Namun, wasit menolak mengesahkan dan melambaikan tangan pertanda pertandingan dilanjutkan.

Skor tak berubah. Pertandingan pun berakhir imbang.

Cambiasso Fokus Hadapi Juventus


Inter Milan berpeluang mengalahkan Juventus bila bermain seperti saat menghadapi Werder Bremen.


Cambiasso-Marin-Chivu - Inter-Werder - UEFA Champions League (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Cambiasso-Marin-Chivu - Inter-Werder - UEFA Champions League (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Laga besar di Serie A Italia saat Inter Milan menjamu Juventus dalam derby d'Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (3/10). Duel penuh gengsi dan emosi yang mempertemukan dua tim elit yang memiliki tradisi panjang di kompetisi Italia.

Inter termotivasi meraih kemenangan karena tampil di hadapan pendukungnya. Apalagi, mereka baru saja menelan kekalahan 1-0 dari AS Roma, pekan lalu.

Namun, Inter bangkit dengan membantai Werder Bremen 4-0 di Liga Champions, Kamis (30/9) dinihari WIB. Kemenangan menjadi modal penting Inter untuk menjamu Juve. Mereka juga fokus memenuhi target tiga poin.

"Kini, kami fokus menghadapi Juventus. Ini akan menjadi pertandingan yang berat. Kami ingin menang setelah mengalami kekalahan di laga terakhir," ujar gelandang Esteban Cambiasso.

"Bila bermain seperti saat mengalahkan Bremen, maka kami akan meraih hasil memuaskan. Tapi kita tahu dalam sepakbola, apa pun bisa terjadi," tambahnya.

Juve Siapkan €37 Juta Untuk Neymar


Direktur Juventus Beppe Marotta siap memenuhi tuntutan pihak Santos yang menginginkan bomber Neymar diboyong dengan nilai harga tesebut.


Neymar  -  Brazil (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Neymar - Brazil (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Figur

Juventus cukup menyadari untuk mendapatakan tanda tangan bintang muda Santos Neymar bukanlah pekerjaan mudah.

Chelsea, klub yang lebih dulu meminati sang striker sejak Agustus kemarin, dilaporkan hingga kini masih belum juga memalingkan targetnya terhadap Neymar, meskipun pihak Santos beberapa kali sudah melakukan penolakan mentah-mentah.

Itu artinya Juve mesti siap saling baku "hantam" dengan The Blues bila ingin melihat Neymar berada dalam skuad masing-masing.

Berdasarkan laporan Corriere Dello Sport, Neymar sejatinya telah menjadi target personal pemilik Chelsea Roman Abramovich.

Namun direktur Bianconerri Beppe Marotta tak kenal menyerah. Ia percaya keluarga Neymar bakal memilih untuk berlabuh di Turin ketimbang merapat ke London.

Banderol Neymar senilai €37 juta yang sudah ditetapkan pihak Santos pun sudah diamini manajemen Bianconerri.

Menurut Marotta, tak ada masalah untuk kisaran harga tersebut asalkan Neymar bersedia mengenakan seragam Juve.

Palermo Permalukan Juventus


Palermo menekuk Juventus 3-1 dalam lanjutan pertandingan Serie A Italia di Stadio Olimpico.


Pastore esulta dopo la rete in Juventus-Palermo (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Pastore esulta dopo la rete in Juventus-Palermo (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Tampil di hadapan publiknya sendiri yang memadati Stadio Olimpico, Juventus dipermalukan Palermo 3-1, Jumat (24/9) dinihari WIB.

Dalam pertandingan itu Palermo patut berterima kasih kepada Javier Pastore, Josip Illicic, serta Cesare Bovo yang telah menyumbangkan gol ke gawang Juventus. Sedangkan Bianconeri memperoleh gol balasan lewat aksi Vicenzo Iaquinta.

Bagi Palermo kemenangan ini merupakan kali ketiga secara beruntun yang didapatkannya dalam laga tandang ke markas Juventus. Dua musim sebelumnya Bianconeri selalu dibuat keok oleh Palermo.

Tampil dengan keyakinan besar, Palermo memberikan kejutannya sejak awal pertandingan. Saat waktu baru berjalan dua menit, Pastore langsung berhasil membobol gawang Juventus yang dikawal Marco Storari.

Gol tersebut tercipta setelah Pastore berhasil memanfaatkan bola muntah setelah Storari sebelumnya sempat meredam tendangan keras dari Mauricio Pinilla.

Gol cepat di babak pertama itu membuat tempo permainan menjadi berlangsung tinggi. Kedua tim saling berusaha tampil menekan. Di menit kesembilan sebuah tekanan dari para pemain Juve nyaris saja membuat bek Palermo Cassani melakukan gol bunuh diri. Namun beruntung bola masih belum mau mengalir ke gawang Palermo.

Selanjutnya di menit ke-12, pergerakan Marco Motta sempat memberikan ancaman ke jantung pertahanan Palermo. Sayangnya pergerakan bola saat itu masih bisa diantisipasi oleh gelandang Antonio Nocerino.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Allessandro Del Piero yang beberapa kali sempat mendapat peluang. Namun dewi fortuna masih belum berpihak padanya. Hingga berakhirnya babak pertama tak ada satupun peluang yang bisa dicetak menjadi gol oleh Del Piero.

Lepas jeda turun minum, Juventus membuat beberapa perubahan. Di antaranya pelatih Luigi Del Neri memasukkan Vicenzo Iaquinta dan Amauri. Kehadiran dua pemain ini memberikan daya gedor lini depan Juve menjadi lebih baik.

Tapi tetap saja berbagai peluang yang didapatkan para pemain Juventus itu tetap tidak mampu membuahkan gol. Sebaliknya Palermo memberikan kembali kejutannya kepada publik tuan rumah ketika Ilicic membobol lagi gawang Juventus di menit ke-62.

Tertinggal dua gol membuat Juve kian panas. Juve menjadi lebih terkonsentrasi untuk menyerang. Di menit ke-66, para pendukung Juve sempat bersorak ketika menyaksikan gawang Palermo bergetar. Tapi sungguh disayangkan wasit menganulir gol dari Iaquinta karena menilai sang pemain sudah lebih dulu berada pada posisi offside.

Usaha Juve tetap tidak kendur. Di menit ke-72, Milos Krasic sempat memperoleh peluang emas. Sayang penyelesaian akhir yang buruk membuat usaha membalas gol itu kembali lagi pupus.

Sebaliknya memasuki menit ke-85, Palermo justru kembali lagi memaksa Storari untuk memungut kembali bola dari dalam gawangnya setelah tendangan bebas Bovo tak bisa terhalau. Juventus sendiri pada akhirnya bisa juga memperoleh gol lewat tendangan Iaquinta di menit ke-87.

Susunan Pemain:

Juventus:
Storari; Motta, Bonucci, Chiellini, Grygera; Krasic, Felipe Melo, Marchisio, Pepe (Amauri '46); Del Piero, Quagliarella (Iaquinta '46)

Palermo:
Sirigu; Cassani, Munoz, Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic (Rigoni '77), Nocerino; Pastore (Darmian '90), Ilicic; Pinilla (Hernandez '68)

Agnelli Sebut Moratti & Inter Mulai Panik


Orang nomor satu di Juventus ini tetap bersikeras Inter terlibat Calciopoli.


Andrea Agnelli - Juventus (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Andrea Agnelli - Juventus (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Presiden Juventus Andrea Agnelli mengecam balik pernyataan bos Inter Milan Massimo Moratti terkait dengan skandal Calciopoli. Sebelumnya, Agnelli telah meminta federasi sepakbola Italia [FIGC] melakukan penyelidikan.

Moratti menyebut Juventus hanya mengejar angin dengan mengajukan permintaan dibukannya kembali skandal Calciopoli agar bisa mendapatkan gelar Scudetto yang diambil Inter.

Agnelli menegaskan, pihaknya tidak pernah menyerah. Dia sudah memintat FIGC segera membuka penyelidikan mengenai skandal Calciopoli 2. Agnelli melihat sikap Moratti sebagai bentuk ada urusan yang belum diselesaikan.

“Moratti? Sudah jelas dia merasa gugup, sehingga mengatakan hal itu tentang kami,” ujar Agnelli kepada wartawan.

“Saya melihat apa yang terjadi di Juventus. Kami tetap tenang. Kami tahu apa yang kami katakan. Begitu juga FIGC. Kami menunggu keadilan dari mereka.”

“Saya sangat tenang dalam hubungan antara Juventus dan Inter. Jika Anda melihat kepada bukti baru, sudah memperlihatkan Inter juga dihubungi dan menghubungi melalui telepon.”

Hadapi Palermo, Schillachi Peringatkan Juventus


Pria kelahiran Palermo itu menilai Juventus tidak akan mudah menghadapi Palermo.


Juventus team (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Juventus team (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Mantan ujung tombak Juventus Salvatore Schillaci mengingatkan Bianconeri agar mewaspadai Palermo yang menjadi lawan mereka pada pertandingan dinihari nanti di Turin.

Juventus mulai memperlihatkan grafik meningkat dengan menggasak Udinese 4-0 pada pertandingan sebelumnya. Sedangkan Palermo justru tersungkur di hadapan Inter Milan. Namun Schillachi tetap menganggap Palermo akan memberikan kesulitan bagi Juventus.

“Tentu saja Juventus menjadi favorit di pertandingan ini. Tapi posisi Palermo di klasemen sementara tidak memperlihatkan performa mereka yang sesungguhnya,” ujar Schillachi kepada Palermo24.net.

“Pemain Palermo biasanya selalu tampil penuh semangat bila menghadapi tim besar.”

“Saua pikir kedua tim akan memperagakan permainan terbuka. Palermo ingin keluar dari hasil buruk, dan saya pikir Juventus tim yang bisa dikalahkan.”

Storari Berharap Dipanggil Timnas


Kiper Juventus ini mengaku bekal penampilan bagus dan pengalaman akan menjadi faktor penting untuk dipanggil membela Azzurri.


Marco Storari - Sampdoria (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Marco Storari - Sampdoria (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Kiper Juventus Marco Storari masih menaruh harapan dirinya masih akan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke dalam tim nasional Italia.

Storari mengakui kalau saat ini pelatih Cesare Prandelli telah fokus pada pemain muda. Namun dia juga yakin modal penampilan yang bagus dan pengalaman yang matang bakal menjadi senjata efektif untuk masuk ke dalam timnas.

"Tim nasional? Apa yang bisa saya sampaikan yah? Yang pasti di sana diputuskan siapa yang terbaik untuk bisa masuk ke dalam sebuah grup yang prospektif dan di sana saat ini memang bergantung pada para pemain muda," kata Storari kepada laman Tuttosport.

"Tapi semua itu bisa saja berubah. Menurut saya pengalaman akan menjadi faktor menentukan juga."

"Selain itu juga pemain harus bisa memperlihatkan penampilan baiknya. Tapi sekali lagi ini hanyalah opini saya saja namun demikian saya masih berharap kok untuk bisa dipanggil."

Juve Buru Xherdan Shaqiri


Bianconeri tertarik bisa merekrut Xherdan Shaqiri ke Turin.


Xherdan Shaqiri, Suisse (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Xherdan Shaqiri, Suisse (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Raksasa Italia Juventus dikabarkan tertarik bisa menggunakan jasa gelandang timnas Swiss dan FC Basel Xherdan Shaqiri, demikian dilansir Sportal.it.

Shaqiri disebut-sebut sebagai bintang masa depan yang cukup potensial. Kemampuan yang dimiliki pemain berusia 18 tahun itu membuat sejumlah klub besar Eropa jatuh hati. Juve pun harus bisa bersaing dengan Barcelona, Liverpool, Borussia Dortmund, Arsenal, dan PSV.

Meski berusia masih sangat muda, Shaqiri sudah mendapat kepercayaan di timnas. Ia mencetak satu gol saat Swiss kalah 3-1 dari Inggris di kualifikasi Piala Eropa 2012 beberapa saat yang lalu.

Shaqiri memiliki peluang untuk bisa membawa Basel berbicara banyak di kompetisi Liga Champions. Basel tergabung satu grup dengan Bayern Munich, AS Roma, dan CFR Cluj.

Marchisio Waspadai Palermo


Marchisio mewaspadai Palermo sebagai tim yang bisa memberikan kejutan.


Claudio Marchisio - Udinese-Juventus - Serie A (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Claudio Marchisio - Udinese-Juventus - Serie A (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Gelandang Juventus Claudio Marchisio mengingatkan kepada rekan-rekannya untuk tidak meremehkan Palermo saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Serie A Italia, Jum'at (24/9) dinihari WIB.

Marchisio bahkan mengatakan, timnya akan kesulitan untuk bisa mengalahkan Palermo. Untuk itu, ia tidak menargetkan kemenangan dalam pertandingan ini.

Palermo memang tampil kurang bagus di awal musim ini. Mereka baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan, termasuk saat kalah dari Brescia dan Inter.

"Kami harus bekerja keras untuk bisa meraih hasil bagus pada pertandingan nanti," ujar Marchisio kepada Tuttojuve.com.

"Kami akan menghadapi pertandingan yang cukup sulit."

Palermo pernah mengalahkan Bianconeri dua kali pada musim lalu, baik di Stadio Renzo Barbera maupun Stadio Olimpico.

Miccoli Tampil Hadapi Juventus


Kini terserah Delio Rossi bagaimana memanfaatkan pulihnya Fabrizio Miccoli saat bertandang ke markas Juventus, Kamis (23/9) esok.


Fabrizio Miccoli - Palermo (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Fabrizio Miccoli - Palermo (Getty Images)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Palermo dipastikan dapat diperkuat Fabrizio Miccoli saat berhadapan dengan Juventus di Turin, Kamis (23/9) esok.

Hal tersebut dipastikan pelatih Delio Rossi. Jika dimainkan, Rossi mewanti-wanti beratnya atmosfir pertandingan yang harus dijalani sang kapten.

"Miccoli sudah berupaya sekuat tenaga kembali sesegera mungkin. Dengan tambahan poin di liga, kembalinya Miccoli merupakan hal penting," ujar Rossi kepada wartawan.

"Sekarang terserah saya bagaimana memanfaatkan situasi ini."

"Juventus masih berbenah, mencari pemain tepat untuk pelatih mereka. Mereka memiliki sayap yang diinginkan Luigi del Neri dan saya kira mereka sudah mampu membuktikan diri."

Rossi merujuk pada kemenangan yang diraih Juventus atas Udinese akhir pekan lalu. Pasukan Del Neri melibas tuan rumah empat gol tanpa balas.

"Tim ini tak memerlukan tambahan tekanan lagi. Kami harus percaya pada diri sendiri," sambung Rossi.

"Kami harus percaya pada sesama pemain dan fans untuk membantu kami saat bertanding."

Berkebalikan dengan Juventus, Palermo baru saja mencicipi kekalahan pada laga Serie A Italia terakhir mereka. Rosanero ditekuk juara bertahan Inter Milan, 2-1.

Powered by Blogger | Blogger by Blog Nu Hahi